Warga Lereng Merapi Kekurangan Air Bersih

Ilustrasi bantuan air bersih di Klaten. (FokusJateng/Joko Larsono)

FOKUS JATENG — KLATEN — Sejumlah warga di wilayah lereng Gunung Merapi mulai kesulitan air bersih. Kondisi itu diperparah dengan persediaan air bersih di penampungan air mereka yang sudah mengalami kekeringan akibat musim kemarau tahun ini.

Seorang warga Desa Tlogowatu, Kecamatan Kemalang, Klaten Ani mengaku setiap kali membeli air sebanyak 5000 ribu liter tersebut digunakan selama dua minggu. Menurutnya, hal tersebut sangat boros karena selain untuk keperluan sehari-hari juga untuk kebutuhan ternaknya.

“Paling boros untuk mencuci dan untuk kebutuhan ternak sapi. Kalau persediannya airnya sudah habis terkadang juga mengambil di bak penampungan umum yang digunakan secara bersama-sama dengan warga lainnya,” katanya, Jumat (11/8/2017).

Pj Kepala Desa Tlogowatu Gunawan mengaku, sebenarnya sudah mendapatkan dua titik sumber air yang ada di wilayahnya, yakni Dusun Munggul dan Sidomuluk. Tetapi hingga saat ini belum dilakukan pengeboran pada dua titik tersebut.

“Dua titik sumber air ini juga melibatkan salah satu dosen yang mengajar di UPN Veteran Jogjakarta sejak dua bulan lalu. Belum dilakukan pengeboran karena beaya cukup besar, yakni Rp1 juta. Hingga muncul air minimal 200 meter,” pungkasnya.