Misteri Lagu “Suket Teki” yang Menggema saat Laga Persis Melawan Persipur

Suporter pendukung Persis di kursi tribun sebelah timur B6 membentangkan spanduk misterius, Minggu (13/8/2017). (Ichwan Prihantoro/Fokusjateng.com)

FOKUS SPORT – SOLO – Pemandangan berbeda terlihat di Stadion Manahan, Solo, saat tim Persis Solo berlaga melawan Persipur Purwodadi, Minggu (13/8/2017) kemarin. Dalam lanjutan grup 4 Liga 2, sebagian pendukung Persis yang menempati kursi tribun sebelah timur B6 meninggalkan Stadion sebelum pertandingan berakhir.



Sebelum meninggalkan Stadion yang berkapasitas 23 ribu penonton tersebut, suporter Persis di tribun B6 membentangkan sebuah spanduk bertuliskan “Neng Kene Isine Salah Karo Salah !”. Tulisan tersebut seperti penggalan dari lirik lagu Suket Teki yang dipopulerkan Didi Kempot. Di lain sisi juga terdapat sebuah spanduk bertuliskan “Terimakasih”, serta terdapat dua sosok wajah di sana.

Aksi ini pun mengundang reaksi dari Kabang Ops Polresta Solo Kompol Arif Joko. Pasalnya di kawasan tersebut memang steril dari spanduk apapun.

“Tolong teman-teman di B6 untuk menurunkan spanduknya, karena kawasan itu kawasan steril,” jelasnya melalui pengeras suara.

Suporter pendukung Persis di kursi tribun sebelah timur B6 membentangkan spanduk misterius, Minggu (13/8/2017). (FokusJateng/Ichwan Prihantoro)

Bahkan, beberapa kali pihaknya harus meminta kepada suporter di B6 untuk segera menurunkan spanduk tersebut, hingga sejumlah pengamanan internal dan pihak kepolisian diperintahkan untuk mendekat dan meminta spanduk itu diturunkan.

Persis jelang babak pertama usai, spanduk itu pun diturunkan dan mayoritas suporter di B6 memilih meninggalkan tribun, sambil menyanyikan lagu milik Didi Kempot itu.

Baca juga:

Foto-foto saat Persis Habisi Persipur 4-0 Ukuran Besar, Lengkap!!

Foto-foto Ekspresi Srikandi Pasoepati Dukung Persis Lawan Persipur dengan Penuh Kasih Sayang, Lengkap!!

Foto-foto Lengkap Selebrasi Kemenangan Persis atas Persipur

Taklukkan Persipur, Persis Rebut Posisi Puncak dari PSIS

Wakil Presiden Pasoepati Ginda Feractriawan secara tegas ia tak mengetahui maksud tersebut.



“Saya gak tahu mas maksudnya apa,” tegas Ginda saat dikonfirmasi FokusJateng.

Hanya, pihaknya meminta kepada seluruh suporter Persis bisa lebih menjaga diri di dalam Stadion.

“Cintailah klub dengan sepenuh hati, bukan dengan sesuka hati. Karena kalau melakukan tindakan yang tak sesuai aturan, dampaknya ke klub, dan klub akan kena sanksi,” paparnya.