FOKUS JATENG – BOYOLALI – Teror kera yang menghantui warga Kecamatan Karanggede, Boyolali, Jawa Tengah, berakhir! Sebab, kera yang selama ini menyerang warga sudah tertangkap Kamis 24 Agustus 2017. Tapi nahas, kera tersebut tertangkap dalam kondisi mati.
Sebelum dilumpuhkan melalui tembakan, kera tersebut masuk rumah warga Dukuh Gunungsari, Desa Karangkepoh, Kecamatan Karanggede. Penangkapan ini berlangsung cukup dramatis sekitar pukul 14.00 WIB. ”Sebelum ditangkap, kera ini menyerang warga bernama Wagiyem (70) hingga mengalami luka di bagian kaki,” kata Kepala Desa (Kades) Sendang Sukimin ketika dihubungi wartawan via telephone.
Mendengar kera menyerang warga, maka masyarakat setempat langsung bergerak menangkapnya. Penangkapan ini dibantu personel Polsek Karanggede, Koramil Karanggede, dan komunitas penembak.
Objek penyisiran di Dukuh Gungsari dan sekitarnya. Tak ayal, kera tersebut diketahui muncul dan berada di salah satu rumah warga. ”Setelah masuk perangkap ke rumah warga langsung dikepung,” tuturnya.
Lantaran sudah dikepung warga, kera ini bersembunyi di kolong dipan. Lantas berhasil ditangkap warga. Penangkapan ini berlangsung dramatis, lantaran warga tidak mau mengambil risiko jika lepas lagi. Kera ekor panjang ini terpaksa ditembak hingga tewas. ”Ditembak menggunakan senapan angin supaya tidak lagi meneror warga,” kata kades.
Penangkapan kera ini dibenarkan oleh Kepala Seksi Konservasi Wilayah 1 Surakarta BKSDA Jateng Titi Sudaryanti. Ketika dikonfirmasi wartawan menjelaskan, petugas sedang meluncur ke Karanggede. ”Satu ekor mati,” paparnya.
Kera yang tertangkap ini diduga sebagai biang teror warga di Kecamatan Karanggede, Boyolali. Sudah belasan warga yang menjadi korban keberingasan kera tersebut. Tak tanggung-tanggung, warga yang diserang kebanyakan mengalami luka bagian kaki dan punggung. Desa yang diteror ini seperti Desa Sendang, Bangkok, Dologan dan sebagian warga Kecamatan Kemusu.