Hendak Kondangan, Minibus Asal Wonogiri Nyungsep di Karanganyar

Minibus yang terperosok di wilayah Karanganyar, Senin 17 Juli 2017. | Suroto (/Fokusjateng.com)

Minibus yang terperosok di wilayah Karanganyar, Senin 17 Juli 2017. | Suroto

FOKUS JATENG – KARANGANYAR – Minibus bernopol AD 1092 RD  yang mengangkut rombongan hendak kondangan terperosok ke jurang di Jalan Karanganyar-Tawangmangu, Senin 17 Juli 2017. Penyebabnya diduga tidak kuat naik jalan tanjakan. Akibatnya belasan penumpang mengalami luka-luka.



Sutino, warga Ngloko, Eromoko, Wonogiri, yang merupakan sopir minibus berniat menuju Tawangmangu untuk mengantar kondangan. Ada sekitar 28 penumpang asal Desa Petirsari, Pracimantoro, Wonogiri menuju tempat kondangan di Tawangmangu, Karanganyar.

Baca juga: Empat Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Sukoharjo

Musibah ini dipicu lantaran kondisi mesin kurang siap membuatnya kesulitan menaklukkan medan. Sempat terjadi mesin mati karena tak kuat menanjak. Saat itu, kenek bernama Maryanto (50) berinisiatif mengganjal ban dengan balok kayu agar bus tetap bertahan di posisi aman.

Sekali lagi, sopir mencoba menyalakan mesin namun gagal. Karena kehilangan tenaga, bus warna biru itu akhirnya melaju mundur. Dalam situasi tersebut, sopir terpaksa membanting setir ke kanan untuk menghindari tabrakan dengan sepeda motor yang melaju di belakangnya.

Penumpang yang duduk di deretan belakang mengalami luka paling parah. Warga dan relawan menjebol pintu belakang dan menghancurkan kaca bus untuk mengeluarkan para korban yang saling menindih. Mereka juga menyingkirkan jok belakang bus.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Tol Bawen-Semarang, Satu Tewas

”Para korban ditaruh di timur TKP. Ada pohon singkong di sana. Jaraknya 50 meter dari jalan raya. Masih terlalu jauh, sehingga yang paling parah dibawa mendekati jalan raya. Lalu, kami mencegat mobil warga lewat biar yang paling parah dilarikan ke puskesmas dulu,” kata Haryanto salah satu relawan.

Para penumpang yang mayoritas usia dewasa mengalami luka gores dan patah tulang. Namun, Edi melihat seorang anak perempuan patah kaki kiri. Evakuasi para korban ke pusat pelayanan medis terdekat berlangsung hingga nyaris tengah hari.

Baca juga: Bocah 11 Tahun di Wonogiri Terbakar di Kios Bensin

Kanitlaka Satlantas Polres Karanganyar Iptu Maryadi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Ia membenarkan jatuh korban luka belasan penumpang. ”Kami membantu mengevakuasi para korban di dalam bus agar secepatnya bisa ditangani secara medis. Perkara ini juga dilaporkan ke pimpinan,” katanya.