
Dika ketua panitia Solo Skin Art Exhibition #3 memberikan keterangan pers di wedangan de Thamrin , Gremet, Manahan, Solo, Selasa 18 Juli 2017 terkait even Solo Tato Festival yang akan digelar tanggal 25 Juli hingga 27 Juli 2017 di Taman Budaya JawaTengah Surakarta. | Ichwan Prihantoro
FOKUS JATENG – SOLO – Dua artis tato kenamaan dunia, yakni Ricson Bueta dari Filipina dan Shua Epidemic asal Indonesia, dipastikan bakal ikut serta di ajang Solo Skin Art Exhibition, di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) Solo, Selasa-Kamis 25-27 Juli 2017 mendatang.
Ketua Penyelenggara kegiatan Prasetya Enggar Pradana menerangkan, selain itu masih banyak seniman tato lainnya, seperti dari Bali, Jakarta, Rusia, Malaysia, hingga Australia.
”Ajang ini sudah terselenggara kali ketiga. Ajang ini sekaligus untuk memperingati hari jadi Subculture Indonesia ke-13,” jelasnya kepada saat mengadakan jumpa pers dengan wartawan, di De Thamrin, Selasa 18 Juli 2017.
Prasetya tak menampik, jika ajang ini sudah dinantikan banyak orang. Hal ini dibuktikan dengan animo komunitas tato yang ingin ikut ambil bagian terus bertambah. ”Bahkan, saya mendengar kabar jika teman-teman dari Jakarta akan datang ke Solo, dengan menyewa beberapa gerbong kereta api, sehingga ajang ini kami jadikan sebagai sarana silaturahmi dan reuni antar penggemar tato,” katanya.
Sementara itu beberapa kegiatan yang disiapkan, seperti tato expo, tato war, tato show dan masih banyak lagi. ”Kami juga merangkul sejumlah komunitas motor, karena kami juga ingin membuktikan jika tato mulai diterima banyak orang,” paparnya.