
ilustrasi
FOKUS JATENG – SUKOHARJO – Kasus bunuh diri di perkotaan, khususnya Kecamatan Grogol, cukup tinggi. Dalam satu bulan terakhir, tercatat ada empat kasus bunuh diri. Terakhir beberapa hari lalu, dimana korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Camat Grogol Bagas Windaryatno mengatakan, rata-rata mereka yang bunuh diri mengalami depresi. ”Dari empat kasus tersebut, riwayatnya menderita penyakit yang menahun dan tidak kunjung sembuh. Karena itu mereka memilih mengakhiri hidupnya,” ujar Bagas, Selasa 25 Juli 2017.
Baca juga: Mayat Terbaring di Kursi Dekat Pasar Hewan Singkil Boyolali
Berangkat dari kasus tersebut, pihaknya akan lebih aktif untuk sambang warga. Harapannya dengan makin turun komunikasi dengan warga, dapat diketahui apa yang menjadi permasalahan di bawah.
Baca juga: Mayat Bersarung Gegerkan Warga Polokarto
Di satu sisi, pihaknya meminta agar perangkat desa, masyarakat utamanya keluarga memberikan suport dan semangat. Khususnya pada anggota keluarga yang sedang tertimpa musibah.
”Keluarga harus mendampingi dan memberikan suport pada keluarga yang sedang terkena musibah. Hal itu mungkinakan menambah semangat baginyang sedang sakit atau terkena musibah,” katanya.
Baca juga: Warga Sukoharjo Meninggal Memberikan Wasiat Biaya Penguburan