Pilkades Serentak, Ini Dia Kades Baru di Lima Desa di Boyolali

FOKUS JATENG – BOYOLALI – Evaluasi pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di wilayah Boyolali tahun 2017 terbilang lancar. Sebab metode yang digunakan tidak sistem coblos, melainkan e-voting. Masyarakat yang sudah memiliki hak pilih tinggal masuk bilik memencet tombol sesuai dengan pilihan calon kepala desa.

”Hasil evaluasi (pilkades) berjalan dengan lancar dan terkendali. Melalui e-voting ini hampir tidak menimbulkan kejolak-gejolak di masyarakat,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Boyolali Purwanto, ketika ditemui wartawan usai rapat koordinasi di gedung DPRD Boyolali, Selasa 1 Agustus 2017.

Sistem e-voting ini dinilai sudah cukup akurat dan meminimalkan kecurangan. Jika sistem coblosan, rata-rata yang ramai saat penghitungan suara. ”E-voting ini tidak ada kecurangan-kecurangan. Saat penghitungan akurat karena tinggal menjumlah perolehan suara di computer,” papar dia.

Meski secara teknis tidak ada hambatan, namun yang perlu diantisipasi adalah alat-alat ekeltronik yang digunakan saat pilkades. Sebab hasil evaluasi ada yang ngadat dan eror. ”Tapi sudah kita persiapan sedemikian rupa untuk meminimalkan kekeliruan,” kata mantan Lurah Siswodipuran, Boyolali Kota, ini.

Sementara itu, lima desa yang sudah menggelar pilkades ini yakni Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak. Pemenangnya adalah Purwanto SH. Kemudian Desa Jenengan, Kecamatan Sawit yang dimenangkan Joko Kiswanto. Kemudian Desa Ketaon, Kecamatan Banyudono dimenangkan Martono.

Selain itu Desa Jeruk, Kecamatan Selo dimenangkan Joko. Terakhir Desa Pinggir, Kecamatan Kecamatan Karanggede dimenangkan Wahyudi.