
Pelepasan mahasiswa Uniwidha Klaten yang akan mengikuti KKN dan KKT, Kamis 3 Agustus 2017. | Joko Larsono
FOKUS JATENG – KLATEN – Sebanyak 383 mahasiswa Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten angkatan 2017dilepas untuk mengikuti kuliah kerja terpadu ( KKT ) atau kuliah kerja nyata (KKN), Kamis 3 Agustus 2017. Mereka akan ditugaskan di sejumlah kecamatan, yakni Ngawen, Manisrenggo, Kemalang, dan Karangnongko.
Rektor Unwidha Klaten Triyono mengatakan, kedatangan para mahasiswa di sejumlah desa atau kecamatan tersebut dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat sebagai wujud pengabdian mereka.
Baca juga: 350 Mahasiswa Unwidha Klaten Bakal Disebar di Tiga Kecamatan
”Pesan kami para mahasiswa bisa menjaga nama baik almamater kampus selama melaksanakan KKN.Bahwa program pengabdian masyarakat sebagai bagian perwujudan tri darma perguruan tinggi Unwidha,” ujarnya.
Materi KKT pada tahun ini mengarah pada upaya pemberdayaan masyarakat desa. Kemudian,daerah yang ditempati para mahasiswa tersebut diutamakan desa yang masuk kategori zona merah. Menurut dia,dengan itu para mahasiswa nanti dapat memberikan kontribusi positif terhadap pemberdayaan masyarakat setempat.
”Sebelumnya mahasiswa telah diberikan pembekalan tentang pemberdayaan masyarakat dengan menghadirkan narasumber dari Bappeda, Bapermas dan Camat, setelah itu mahasiswa KKN juga telah melakukan surve untuk mengetahui kondisi desa yang akan ditempati,” kata Triyono.
Kepala LPPM Unwidha Imam Santoso menyampaikan, mahasiswa non reguler yang akan melakasanakan KKN itu sebelumnya diberikan pembekalan selama 4 hari pada 11-14 Juli 2017 di kampus Unwidha Klaten.
Baca juga: Rohadi Tantang Mahasiswa UNISRI Berdayakan UKM
”Khusus untuk mahasiswa non reguler kita tempatkan di kecamatan Ngawen karena LPPM telah menjalin kerja sama dengan pemerintah Desa Kahuman tentang pengembangan desa wisata,” jelasnya.