
Inspirator, dokumentator dan panitia Kelas Inspirasi 5 foto bersama usai Technical Meeting yang digelar Sabtu (5/8/2017) di Auditorium UNSA. Mereka menerima pembekalan sebelum mengikuti Hari Inspirasi pada 12 Agustus 2017 mendatang.| Istimewa
FOKUS JATENG – SOLO – Menjelang Hari Inspirasi yang digelar Sabtu (12/8/2017) mendatang, segala persiapan terus dilakukan panitia Kelas Inspirasi 5 Solo Raya. Tak hanya panitia, namu para inspirator yang terlibat pun juga menyiapkan metode yang akan diberikan ke anak-anak SD. Salah satunya adalah Maria Diah Fibriani, Manager Laboratorium Klinik swasta di Solo. Maria mengaku, akan menyajikan pemutaran video singkat mengenai kuman berjalan yang dilihat dari mikroskop.
Hal itu dikatakan Maria saat Technical Meeting (TM), Sabtu (5/8/2017) kemarin di Auditorium Universitas Surakarta (UNSA). Pengalamannya sebagai tenaga laboratorium, juga mendorongnya untuk mengajarkan kepada anak-anak cara cuci tangan yang gampang diikuti oleh anak-anak. Caranya dengan mengajak anak-anak senam cuci tangan.
Baca juga: UNSA Dukung Training Fasilitator Kelas Inspirasi 5 Solo Raya
Technical Meeting (TM) Kelas Inspirasi 5 Solo Raya, dibuka dengan sambutan dari Wahyono, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Surakarta. Wahyono menyatakan, pihaknya turut mendukung Kelas Inspirasi 5 Solo Raya. “Saya mendukung dan mengapresiasi Kelas Inspirasi ini. Melalui Kelas Inspirasi, diharapkan inspirator mampu menginspirasi anak-anak mengenai penanaman pendidikan karakter yaitu kecerdasan emosional, sosial, dan spiritual,” ujarnya ketika memberikan sambutan di TM Solo, Sabtu (5/8/2017) di Auditorium UNSA.
Beberapa inspirator ada yang baru kali pertama mengikuti Kelas Inspirasi, namun beberapa selebihnya sudah pernah mengikuti kegiatan Kelas Inspirasi. Contohnya Ridwan Joko Pribadi (Supervisor Layanan Kas) dan Richa Primastriwi (Sekretaris). Keduanya mengatakan, bahwa Kelas Inspirasi adalah candu. Sekali ikut, selanjutnya ingin ikut lagi dan lagi.
Baca juga: Wali Kota Rudy Siap Jadi Inspirator Kelas Inspirasi 5 Soloraya
Dalam TM kali ini, inspirator dibekali tips tentang bagaimana variasi teknik pengajaran yang bisa dilakukan di dalam kelas, seperti metode bercerita yang menarik perhatian anak-anak. Selain itu, diskusi pun dilakukan antara inspirator, dokumentator, fasilitator dan pihak SD untuk mematangkan konsep yang akan dilakukan pada Hari Inspirasi di SD masing-masing.
Agenda TM digelar serempak Sabtu kemarin di tiga kota sekaligus, masing-masing Solo, Sukoharjo dan Karanganyar. Baik Solo Mengajar, Sukoharjo Mengajar dan Rumah Belajar Kita Karanganyar menyelenggarakan di tempat berbeda di masing-masing kota. Di Solo, TM diselenggarakan di Auditorium Universitas Surakarta (UNSA), Sukoharjo di Aula Gedung Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sukoharjo, sedangkan Karanganyar di Aula PMI Karanganyar. Sebanyak 137 peserta yang terdiri dari inspirator, dokumentator, fasilitator dan panitia inti turut hadir di TM tersebut. (Didik Kartika)