Ini Lima Kades Terpilih di Boyolali yang Dilantik Wabup Said

Penandatangan kepala desa terpilih disaksikan Wabup Boyolali M. Said Hidayat di Ruang Merbabu Kantor Bupati Boyolali, Selasa 15 Agustus 2017. (Istimewa/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG – BOYOLALI – Usai sudah gelaran pesta demokrasi, pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahap II tahun 2017, Kamis 20 Juli 2017. Sebanyak lima desa sukses menyelenggarakan pilkades serentak dengan sistem e-voting. Lima desa ini yakni Desa Jeruk (Kecamatan Selo), Desa Jenengan (Kecamatan Sawit), Desa Giriroto (Kecamatan Ngemplak), Desa Pinggir (Kecamatan Karanggede), dan Desa Ketaon (Kecamatan Banyudono).



Setelah hampir sebulan, pada Selasa 15 Agustus 2017, para kades terpilih akhirnya dilantik Wakil Bupati Boyolali M. Said Hidayat. Bertempat di Ruang Merbabu Kantor Bupati Boyolali, pelantikan dihadiri Muspika Kecamatan dan sejumlah Perangkat Desa setempat.

Wabup Boyolali M. Said Hidayat dalam kata pelantikannya menyampaikan kepada kades terpilih agar dapat melaksanakannya tugas dengan sebaik-baiknya. ”Berusaha meningkatkan pengabdian dan prestasi kerja sesuai dengan harapan masyarakat dan pemerintah demi terciptanya kemajuan Desa dan masyarakat,” ungkapnya.

Wabup Boyolali M. Said Hidayat memimpin pelantikan lima kades terpilih di Ruang Merbabu Kantor Bupati Boyolali, Selasa 15 Agustus 2017. | Istimewa

Lebih lanjut Wabup meminta para Kades yang akan memiliki masa kerja selama enam tahun mendatang ini untuk segera menyusun Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Hal tersebut harus segera dilakukan karena dalam hitungan tiga bulan ini untuk segera disusun.

Selanjutnya Wabup meminta agar para Kades, tidak terbuai dengan pelantikan ini. “Akan hadir pemimpin di Desa masing-masing. Syukurilah apa yang sudah dicapai, akan tetapi jangan terbuai dengan apa yang didapatkan, apa yang diraih,” imbuhnya.



Sementara Kades Ketaon terpilih, Martono ketika dimintai keterangan setelah pelantikan menyampaikan akan bergerak dengan mengisi kekosongan jabatan dalam perangkatnya. “Saya akan segera bekerja dan membenahi kekosongan perangkat yang akan saya tata dan optimalkan,” jelas Martono.

Selanjutnya Ia akan segera menyusun program kerja sesuai dengan visi misi yang saya diusung yakni membangun Desa Ketaon yang lebih maju, masyarakat bisa bersatu dan tenteram. Selain itu Ia juga akan meningkatkan sarana infrastruktur desa yang akan terus dibenahi.