Basaria Panjaitan, Wakil Ketua KPK: Wanita Efektif Berantas Korupsi!

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat menjadi pembicara dalam TOT di kampus UNS, Selasa 22 Agustus 2017. Putranti (/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG – SOLO – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan mengatakan jika perempuan lebih efektif menjadi agen dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Bahkan menurutnya, jika 100 persen populasi perempuan yang ada di Indonesia turut melakukan pencegahan maka dijamin korupsi di Tanah Air akan turun 99,99 persen atau bahkan hilang sama sekali.
“Karena itu, diantara sejumlah program pencegahan tindak pidana korupsi yang dilakukan KPK, salah satu yang mendapat perhatian utama adalah Gerakan Saya Perempuan Anti Korupsi atau SPAK. Sebab kami meyakini perempuan memiliki kekuatan yang lebih untuk bisa mencegah terjadinya korupsi,” ujarnya saat membuka Training For Trainer atau TOT SPAK di Solo, Selasa 22 Agustus 2017.
Terkait Gerakan SPAK, pihaknya berharap setelah pelatihan tersebut para peserta yang merupakan perempuan bisa menjadi agen untuk pencegahan tindak pidana korupsi bagi lingkungan masing-masing.
“Khususnya bagi para Polwan, kami harap mereka bisa membantu para ibu-ibu yang juga ikut kegiatan ini jika nanti menemukan adanya unsur pidana korupsi di lingkungannya. Sehingga proses membuat laporan akan lebih cepat karena sudah saling kenal dan sama-sama menjadi agen SPAK,” jelasnya.
Karena itu, TOT SPAK yang digelar bukan sekedar kegiatan sosialisasi, dimana peserta hanya mendengarkan setelah itu pulang, namun setelah mengikuti pelatihan akan ada dorongan dari di sendiri untuk berperan dalam pemberantasan korupsi.
“Kita harapkan ada ide-ide dalam upaya memberantas korupsi di Kota Solo. Sebab setiap daerah memiliki karakteristik sendiri-sendiri. Selain itu mereka juga memiliki komitmen untuk tidak melakukan korupsi. Setidaknya mulai dari diri sendiri, syukur-syukur ditularkan ke lingkungan di sekitarnya,” ucapnya.