Rohadi Impikan Intanpari Jadi Heritage Pertanian

Peserta Jelajah Pesona Karanganyar menyusuri kebun teh Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Jumat 14 Juli 2017. | Ichwan Prihantoro (/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG — KARANGANYAR — Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo memimpikan Bumi Intanpari dapat menjadi salah satu daerah heritage yang berbasis pertanian. Impin tersebut didasarkan pada wilayah geografis Karanganyar yang strategis di lereng Gunung Lawu. Selain itu luas lahan pertanian di Karanganyar yang cukup luas dan subur.

Impian ini terungkap saat Rohadi memberikan bantuan hibah dan mesin pertanian kepada Gapoktan Karanganyar di Aula Bank Jateng Karanganyar, Selasa (22/8/2017).

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 7 kelompok tani mendapat bantuan dana hibah dan 5 kelompok tani mendapat bantuan mesin perontok multifungsi.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo memberikan bantuan hibah dan mesin pertanian kepada Gapoktan Karanganyar di Aula Bank Jateng Karanganyar, Selasa (22/8/2017). (FokusJateng/Suroto)

Dengan bantuan tersebut petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian. Selain itu petani juga diharapkan mampu mendukung keinginan pemkab mewujudkan Bumi Intanpari menjadi daerah heritage.

Rohadi Widodo yang juga alumnus Fakultas Pertanian UNS tahun 91 ini mengingatkan, pada para petani guna melindungi keindahan pertanian di Karanganyar yang memiliki pemandangan seperti di pulau dewata itu, dia meminta Dinas Pertanian mengajukan sejumlah lokasi pertanian menjadi kawasan heritage.

Rohadi mencontohkan, kawasan pertanian menuju arah Jamus itu memilki view bagus, di Jatiyoso, Karangpandan di sepanjang Desa Toh Kuning sampai Dimoro.

“Saya sarankan kawasan pertanian yang indah itu jadi heritage agar tak ditanami rumah. Saat trendnya Agro wisata. View buat selfie, itu yang diminati,” tegasnya.