FOKUS JATENG – KLATEN – Guna mencegah masuknya wabah penyakit terhadap para siswa, Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten menggelar sosialisasi pembinaan kesehatan tentang mencuci tangan yang benar terhadap guru SMPN/MTSN dan swasta serta UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) se- Klaten di aula Disdik setempat, Senin (4/9/2017).
Tim pelaksana UKS Kabupaten yang juga Kasubag Perencanaan dan Pelaporan, Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten, Tridoyo mengatakan, hari ini para guru tingkat SMPN/swasta, kemudian pada Selasa (5/9/2017) para guru SD dan TK tapi tidak semua sekolah.
Berita Lainnya:
- Inkai Jateng Asah Skill Atlet Jelang Kejurda
- Distanbun Jateng Kembangkan Pertanian Organik di Tiga Kabupaten di Jateng
- SMP PK Bayat Klaten Jaring Bakat Siswa melalui Pelatihan Jurnalistik Dasar
Menurutnya, kegiatan mencuci tangan dengar benar tersebut bertujuan untuk memberikan pembinaan terhadap guru yang nantinya untuk disampaikan kepada para siswanya.
“Sekarang ini kan banyak makanan di sekolah itu instan,bisa dikatakan masih banyak yang tidak sehat. Kemudian para guru UKS ini diberikan pembinaan tentang kesehatan dan bekerjasama dengan para dokter di RSCH (Rumah Sakit Cakra Husada) Klaten,”ujarnya kepada FokusJateng.
Dia berharap, para guru pembina UKS tersebut bisa menyampaikan terhadap anak didiknya tentang mencuci tangan yang benar serta pola makan yang benar.
“Memang di tiap sekolah itu harusnya ada stapel (tempat cuci tangan), kalau tidak ada stapel ya pihak sekolah harus menyediakan ember yang diisi air dan disediakan dengan kain lap nya,” kata Tridoyo.
Lebih lanjut Tridoyo mengatakan, dalam kegiatan selama dua hari tersebut dianggarkan sebanyak Rp50 juta dari APBD Kabupaten Klaten 2017. Anggaran hanya Rp50 juta itu sebagian buat transport para peserta,” kata dia.
Sementara tim medis dari RSCH Klaten, dr Yoga Hastanti mengatakan, hampir semua penyakit yang masuk ke dalam tubuh itu adalah melalui tangan.
“Hampir penularan penyakit berasal dari tangan dan sebelum makan itu sangat penting untuk cuci tangan dengan sabun. Penularan itu bisa melalui penyakit diare, batuk, flu dan tipes,” kata dia.