FOKUS JATENG – BOYOLALI – Ketersediaan gas elpiji 3 kg di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dijamin tercukupi. Sebab, PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV, terus menggelar operasi pasar. Seperti yang digelar sejak Jumat 8 September 2017 hingga Rabu 13 September 2017.
Operasi pasar gas elpiji ini dilakukan di 27 titik di wilayah Jateng. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi kelangkaan gas bersubsidi yang terjadi di beberapa daerah. ”Total gas yang sudah disalurkan sebanyak 14.440 tabung,” papar Area Manager Communication & Relations Jawa Bagian Tengah Andar Titi Lestari, Kamis 14 September 2017.
Operasi pasar Rabu 13 September 2017) ada dua lokasi di wilayah Kudus dan Jepara. Wilayah Jepara digelar di Desa Kedungcino, dan wilayah Kudus ada 3 titik yaitu di Kecamatan Kaliwungu, Kecamatan Gebog dan Kecamatan Bae. ”Masing-masing disiapkan 560 tabung disetiap titik operasi pasar,” terangnya.
Pihaknya meminta masyarakat di wilayah Jawa Tengah dan DIY, tak resah dengan pasokan gas LPG 3 kg. Pertamina menjamin ketersediaan pasokan khususnya pasca Idul Adha.
Tak hanya menggelar operasi pasar, di bulan September ini PT Pertamina melakukan penambahan fakultatif untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat. “Selama periode 7 – 15 September 2017, Pertamina MOR IV menyalurkan penambahan fakultatif sebanyak 335.560 tabung,” jelas Andar.
Mulai bulan Agustus hingga Idul Adha, Pertamina telah menambahkan penambahan fakultatif sebanyak 1.079.557 tabung. Hanya saja, tidak semua wilayah mendapat tambahan fakultatif ini. Berdasarkan data penambahan fakultatif wilayah Jateng-DIY selama bulan Agustus – September 2017, untuk Kabupaten Boyolali dan Wonogiri, tidak mendapatkan penambahan.