Pencari Kartu Kuning di Disperinakertrans Klaten Capai 1.000 Orang

Para pencari kerja mengunjungi Job Fair USB Solo, Kamis 20 Juli 2017. | Prasetyo (/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG – KLATEN – Dinas Perindustrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disperinakertrans) Klaten dibanjiri para pencari kartu kuning atau kartu AK1. Hal ini seiring adanya informasi rekrutmen CPNS di sejumlah kementerian dan lembaga.

Kepala Disperinakertrans Klaten Surti Hartini mengatakan, kenaikan pencari kartu AK1 mencapai 1.000 orang. ”Pengaruh (rekrutmen CPNS) ada. Hampir setiap hari selalu ramai yang mencari kartu kuning,” katanya kepada wartawan, Jumat 15 September 2017.

Sementara syarat pengajuan kartu AK1 berupa salinan KTP, ijazah terakhir, dan pas foto. Biasanya, pengajuan kartu AK1 hanya mengalami kenaikan saat masa kelulusan pelajar. ”Pasca penerimaan ijazah dan surat keterangan hasil ujian negara (SKHUN). Kenaikan setelah lulusan mencapai 100% dari hari normal. Pada hari normal hanya 30-50 pencari kartu AK1, sedangkan usai kelulusan bisa mencapai 100 orang per hari,” ujarnya.

Terkait blangko kartu masih sangat mencukupi. Meski disebut kartu kuning nyatanya kartu tersebut dicetak pada selembar kertas berwarna putih. Kartu memuat nomor pendaftaran pencari kerja, nomor induk kependudukan (NIK), nama, tanggal lahir, dan lainnya.

”Blangko AK1 enggak pernah kurang, kan pakai kertas putih tinggal dicetak saja kalau persyaratan lengkap. Jadi para pencari kerja jangan khawatir, blangko tersedia,” tandasnya.