FOKUS JATENG – BOYOLALI – Datang sejak Rabu 20 September 2017, grup musik deathmetal asal Polandia, Vader diajak berkeliling mengunjungi sejumlah ikon di Boyolali. Mereka datang ke Kota Susu dalam rangkaian Tour Asia yang bertajuk Rise of The Empire Asia 2017 yang digelar Kamis 21 September 2017 di Gedung Balai Mahesa.
Sempat nongkrong di Taman Siaga “Patung Arjuna Wijaya”, kelompok yang berdiri sejak tahun 1983 ini juga merasakan sajian soto khas Boyolali. Sekitar 2000 pecinta aliran musik deathmetal dari berbagai daerah di Tanah Air sudah mulai datang sejak pagi. Meskipun gratis, penonton yang ingin ber-headbang bersama Vader dan band sejumlah band pembuka harus menukarkan tiket yang dibuka sejak jam 11.00 WIB.
Diawali dengan penampilan grup lokal dari jam 13.30 hingga 17.30 WIB yakni Diminish Perception, Cemetery, D’ Diamondz, Feelgood, Devoured dan Funeral Inception.

Sebelum tampil di Balai Sidang Mahesa, Veder, grup musik asal Polandia diajak Bupati Seno Samodro keliling Kota Boyolali, Kamis 21 September 2017. (credit-Istimewa/Fokusjateng.com)
Sementara Vader yang digawangi sang vokalis, Piotr “Peter” Wiwczarek baru naik panggung jam 18.15 WIB. Kolaborasi personil lengkap dengan sang gitaris, Marek “Spider” Pajàk dan Tomasz “Hal” Halicki pada posisi pembetot bass dan James Stewart sebagai sang penggebuk drum. Dalam diskografi mereka sudah mencatatkan 11 album yang mereka buat.
Dalam waktu 90 menit, mereka benar-benar memuaskan para penggemar musik bawah tanah ini. Salah satunya pengunjung asal Sukoharjo, Trimul yang juga berkostum dominan hitam ini. Dia datang bersama sejumlah temannya sejak pagi.

Bupati Boyolali Seno Samodro dan grup musuk Veder salam metal (credit-Istimewa/Fokusjateng.com)
“Puas bisa melihat grup luar negeri sekelas Vader,” ungkapnya usai Vader turun panggung selesaikab turnya di Boyolali. Dia juga mengapresiasi Pemkab Boyolali yang mendukung berkembangnya musik underground serta menggratiskan biaya masuk.
“Salut dengan pak Bupati Boyolali karena mengakomodir penggemar musik yang cenderung dianaktirikan berbagai pihak” imbuhnya. Seusai acara, Dia memanfaatkannya dengan “kopdar” dengan sejumlah teman dari luar kota.