Festival Karawitan Boyolali Diikuti 15 Kelompok Seni. Ini Pesertanya…

Festival Karawitan yang digelar di Pendapa Kecamatan Banyudono, Boyolali, Senin 25 September 2017. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG – BOYOLALI – Karawitan menjadi seni tradisional yang harus dilestarikan. Seperti yang digelar Padepokan Seni Wijaya Nusantara yang bergerak di bidang seni tradisional. Yakni menggelar Festival Karawitan yang diikuti 15 kelompok seni di Pendapa Kantor Kecamatan Banyudono, Senin 25 September 2017.

Kelompok seni karawitan ini terdiri kategori umum 4 kelompok. Lantas kategori pelajar tingkat SMA/SMK 3 kelompok, SMP/MTs tiga kelompok dan tingkat SD 5 kelompok. ”Gelaran ini sudah yang kelima kalinya,” jelas Ketua Panitia Pelaksana Jumali.

Kegiatan ini digelar untuk melestarikan budaya Jawa, khususnya karawitan. Terutama menanamkan seni tradisional di kalangan pemuda. Dengan demikian, kegiatan ini menggandeng sekolah- sekolah agar menyasar. ”Kelompok seni kategori pelajar cukup banyak,” ujar dia.

Sementara itu, Aji Wijaya, dari Padepokan Seni Wijaya Nusantara mengatakan, saat ini seni karawitan berkembang di negara kawasan Eropa dan Amerika. Bahkan, pada bulan ini berlangsung festival karawitan di London, Inggris. ”Seni karawitan mendapat sambutan luar biasa di sana. Makanya kita harus melestarikannya,” katanya.

Camat Banyudono Wagino menyambut positif kegiatan festival tersebut. Secara terbuka pihaknya bersedia meminjamkan pendapa kantor kecamatan untuk dimanfaatkan bagi masyarakat. ”Kegiatan seperti ini bisa meningkatkan wisatawan di Objek Wisata Pengging,” tuturnya.