Festival Petualang Nusantara 2017 Bakal Warnai Kompleks Museum Purbakala Sangiran Sragen

Panitia Festival Petualang Nusantara 2017 menggelar temu wartawan Jumat 20 Oktober 2017. (Huriyanto/Fokusjateng.com)

 

FOKUS JATENG-SRAGEN-Event besar nan megah bakal dihelat di kompleks Museum Purbakala Sangiran, Kecamatan Kalijambe, Sragen. Memilih Sangiran, lantaran daerah tersebut kaya akan wisata musium dan penemuan-penemuan fosil purba yang telah diakui UNESCO.

Kegiatan yang akan digelar Jumat 27 Oktober 2017 hingga Minggu 29 Oktober 2017 ini sudah kali keempat.

Nama event tersebut yakni Festival Petualang Nusantara (FPN) 2017. Titik kegiatan tepatnya di Bumi Perkemahan Punden Tingkir Sangiran, Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Sragen. Dipilih Sangiran, lantaran lokasi tersebut dikenal sebagai world heritage sekaligus untuk mempromosikan tempat bersejarah tersebut.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha (TU) Balai Pelestarian Sejarah Manusia Purba (BPSMP) Sangiran Ratna Sri Panglipur mengatakan, sengaja digelar di Sangiran untuk menperkenalkan lebih luas lagi tentang bumi Sangiran.

”FPN ini sengaja digelar di Bumi Perkemahan Punden Tingkir Sangiran untuk mengajak para peserta berpetualang menyusuri jejak-jejak pra sejarah pada masa homo sapiens. Termasuk berkemah di titik ditemukannya fosil meganthropus yang menghebohkan dunia,” jelasnya saat temu wartawan Jumat 20 Oktober 2017.

FPN itu sendiri digelar untuk memperingati sumpah pemuda dan sebagai ajang silaturahmi antar pegiat alam bebas. Tujuannya untuk meningkatkan semangat persatuan bagi para petualang di seluruh Indonesia, membentuk sikap cinta tanah air dan saling tukar informasi antar daerah asal petualang di nusantara.

Ketua Penyelenggara FPN Aji Rachmat mengatakan, pihaknya menggandeng LareAngon event organizer yang bergerak di bidang petualangan untuk menggelar FPN. Event ini sebagai ajang berkumpul para petualang dari seluruh Indonesia untuk berbagi ilmu dan membangun jejaring. ”Tahun ini FPN akan menghadirkan 11 tokoh petualang di beberapa workshop sesuai keahlian mereka. Mereka bakal bercerita dan berbagi pengalaman,” terangnya.

Ada beberapa kegiatan yang akan diadakan selama FPN berlangsung tiga hari tersebut. Yaitu perkemahan, bazaar, kampung komunitas, petualangan, pertunjukan Musik Lembah Sangiran dan workshop.

Sebagai informasi, FPN digelar pertama kali di lereng Merapi, Desa Kinahrejo, Sleman, Yogyakarta pada tahun 2010. Kemudian di Coban Rondo Batu Malang tahun 2011, Batu Raden Purwokerto tahun 2013 dan pada tahun 2016 digelar di Pantai Nguyahan Gunung Kidul, Yogyakarta.