Polres Sragen Buru Perampok Toko Emas Bersenpi di Jambangan

Polres Sragen menggelar olah TKP toko emas di usun Jambangan, Desa Celep, Kecamatan Kedawung, Sragen pasca perampokan Kamis 26 Oktober 2017. (Huriyanto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG – SRAGEN – Jajaran Polres Sragen terus memburu kawanan perampok yang beraksi di toko emas di Dusun Jambangan, Desa Celep, Kecamatan Kedawung, Sragen. Kini polisi telah memeriksa beberapa saksi untuk dimintai keterangan. Salah satunya pemilik toko Ahmad Tarwitanto (49) warga Dusun Jetis, Desa Kutho, Kecamatan Kerjo, Karanganyar.

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman mengatakan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) terus didalami. Lantas akan diformulasikan dengan keterangan-keterangan dari para saksi untuk menjadi pegangan memburu pelaku. ”Pelaku terus diburu,” katanya Jumat 27 Oktober 2017.

Terkait perampok yang membawa senjata api (senpi), polisi juga masih mendalami masalah tersebut. Sehingga pihaknya belum bisa menyampaikan ke publik. ”Soal senjata sudah terlalu teknis. Belum bisa disampaikan dapatnya dari mana,” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kawanan perampok beraksi di Dusun Jambangan, Desa Celep, Kecamatan Kedawung, Sragen, Kamis 26 Oktober 2017. Pelaku yang diperkirakan enam orang tersebut mengendarai tiga sepeda motor, yakni Yamaha Vixion Merah, Suzuki Satria, dan Honda Beat.


Perampok menembakan senpi di dalam toko sekitar delapan kali. Lantas berhasil menggondol 10 kotak emas yang diperkirakan nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Setelah mengeksekusi toko emas, mereka lari kea rah wilayah Karanganyar.