FOKUS JATENG – BOYOLALI – Angin kencang melanda lereng Gunung Merapi, Kamis 9 November 2017. Puting beliung ini menyapu satu rumah milik Wahyuni (43), warga Dusun Tunggulsari, Desa Sukabumi, Kecamatan Cepogo, Boyolali. Rumah terbuat dari papan kayu dan anyaman bambu ini roboh rata dengan tanah.
Warga dibantu anggota Koramil Cepogo gotong royong membersikan reruntuhan bangunan Jumat 10 November 2017. Sisa reruntuhan yang masih bagus, seperti genting dan lainnya akan digunakan kembali membangun rumah. ”Kejadiannya sekitar pukul 16.30 WIB,” tutur Suryati (38), salah satu kerabat Wahyuni.
Ketika itu, hujan deras turun dan disusul angin kencang. Dia berada di rumah yang berada di depan rumah Wahyuni mendengar suara cukup keras. Lantas dia ke belakang mengecek situasi. Ternyata rumah Wahyuni sudah roboh.
Wahyuni yang berada di dalam rumah minta tolong. Sebab dia tertimpa reruntuhan rumah yang roboh. ”Hanya pundak yang sakit,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) Desa Sukabumi Mahmudi sudah melaporkan kejadian tersebut ke camat melalui pemerintah desa. Laporan ini disampaikan agar turun bantuan untuk meringankan beban pemilik rumah roboh. ”Korban sendirian di rumah. Hanya pemulung,” terangnya.
Selain rumah Wahyuni yang roboh, juga ada rumah yang rusak akibat angin kencang. Yakni milik Roni (32), warga Dusun Lor, Desa Jombong, Kecamatan Cepogo. Atap dapur dan kamar mandi dari asbes rusak diterbangkan angin. ”Garasi SDN 1 Jombong juga rusak,” kata Babinsa Cepogo, Sersan Mansyur.
Sementara itu, pertolongan datang dari petugas PMI Cabang Boyolali. Dalam waktu dekat akan segera menyalurkan bantuan sembako dan pendukung lainnya. ”Kejadian ini sudah kami laporkan,” tutur Nanang, salah satu petugas PMI Cabang Boyolali.