Razia Mamin, Tim Terpadu Pemkab Boyolali Temukan Makanan Kedaluwarsa

Tim terpadu juga menemukan produk yang bersumber tanaman yang tak sesuai perizinannya pada razia Rabu 22 November 2017. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Tim terpadu Pemkab Boyolali mengecek makanan kedaluwarsa yang beredar di sejumlah toko modern di wilayah Mojosongo, Rabu 22 November 2017. Temuan makanan yang sudah kedaluwarsa di antaranya minuman susu kemasan, dan mi instan.

Kepala Bidang (Kabid) Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Boyolali Hindrato Hudi mengatakan, selain makanan kedaluwarsa, juga ditemukan produk yang bersumber tanaman yang tak sesuai perizinannya. Seperti beras yang masih menggunakan izin dari Badan pengawas obat dan makanan (BPOM).

”Banyak pemilik toko yang belum paham. Jika makanan yang bersumber dari tanaman harus memiliki ijin dari kementan (Kementerian Pertanian) melalui, Otoritas kompeten keamanan pangan daerah (OKKPD),” kata Hindrato.

Selain di toko modern, lanjut Hindrato, pengawasan makanan menjelang Natal dan Tahun baru ini juga menemukan sejumlah makanan di toko kelotong yang kurang terawat. Bahkan sebagian juga sudah masa kadaluwarsanya habis.

Sidak dilakukan tim terpadu DKP, Dinas kesehatan, Dinas Perdangan dan perindustrian (Disdagperin), Satpol PP, dan Polres Boyolali tak melakukan penyitaan terhadap barang dagangan yang sudah kadaluwarsa tersebut. Tim hanya mengambil sampel makanan tersebut dan melakukan pembinanaan terhadap pemilik toko atau karyawannya.

”Untuk sementara penjual diberi sanksi peringatan agar tidak mengulangi perbuatannya,” tegasnya. Ditegaskan, pengawasan makanan ini menyasar ke seluruh wilayah Boyolali. mulai tanggal 21 November sampai 4 Desember, secara bergantian tim akan melakukan pengawasan kesetiap kecamatan.