FOKUS JATENG – SOLO – Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di daerah Pacitan menggerakan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyalurkan bantuan Senin 4 Desember 2017. Bantuan berupa sembako, pakaian, dan obat-obatan ini dikirim ke masyarakat Desa Sirnoboyo, Pacitan. Bakti sosial UNS yang dikoordinasikan oleh Kepala Bagian Umum Iwan Wisnu Anggono didampingi Komandan Satpam UNS Surono.
Kegiatan ini adalah salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi No 3, yakni pengabdian kepada masyarakat. UNS menerjunkan 50 anggota satuan pengamanan (satpam) UNS untuk membantu saudara-saudara yang terkena musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di daerah Sirnoboyo Pacitan.
Bantuan yang diberikan berupa makanan, minuman, pakaian dan obat-obatan yang mungkin sangat berguna didaerah bencana banjir dan longsor. ”Bantuan yang dikirim tidak hanya logistik, tetapi juga bantuan tenaga. Guna untuk membantu membersihkan tempat atau rumah yang kotor sehabis banjir dan longsor,” jelas Iwan Wisnu Anggono.
Prinsipnya, kata dia, kegiatan ini panggilan untuk membantu saudara-saudara yang terkena bencana. Khususnya satpam UNS dan kegiatan baksos ini sudah direstui oleh pimpinan universitas untuk meringankan beban yang dirasakan korban bencana.
”Satpam UNS ini juga didampingi oleh Lazis UNS, dan juga atas arahan tim SAR UNS,” ujar dia.
Ke depan, UNS akan mengorganisasi dan memetakan bantuan lebih baik lagi dengan berkomunikasi intens dengan relawan yang sudah berada di daerah bencana. ”Apa yang sebenarnya dibutuhkan selain logistik makanan, pakaian dan obat-obatan nanti dikoordinasikan,” katanya.
Dikatakan Komandan Satpam UNS Surono, bantuan ini diharapkan bisa meringankan saudara-saudara yang terkena bencana. Karena salah satu anggota satpam UNS juga terkena bencana di daerah setempat.
”Baksos ini sangat penting karena bisa membantu beban korban bencana. Ke depannya satpam UNS tidak hanya dapat membantu dalam bencana banjir dan longsor tetapi juga pada hal-hal yang berkaitan dengan pengabdian kepada masyarakat,” tandasnya.