PSHT Cabang Solo Kirim Logistik dan Relawan ke Lokasi Bencana Wonogiri dan Pacitan

Warga PSHT Solo diberangkatkan ke Wonogiri dan Pacitan dalam rangka peduli bencana alam Kamis 7 Desember 2017. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG – SOLO – Puluhan pendekar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Solo, turun ke lokasi bencana di wilayah Pacitan dan Wonogiri, Kamis 7 Desember 2017. Mereka menyalurkan bantuan yang telah dihimpun dari warga PSHT Cabang Solo maupun dari masyarakat Kota Solo dan sekitarnya.

Lokasi sasaran pemberian bantuan untuk korban banjir dan longsor akibat badai dahlia tersebut tersebar di bebarapa titik  dari beberapa dusun diwilayah Desa Joho (Kecamatan Pracimantoro),  Desa Hargosari (Kecamatan Tirtomoyo) untuk Kabupaten Wonogiri serta Desa Mlati dan Tremas, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan.

Warga PSHT Cabang Solo menyalurkan bantuan sembako ke lokasi bencana alam Wonogiri dan Pacitan Kamis 7 Desember 2017. (credit-Yulianto/Fokusjateng.com)

Ketua PSHT Cabang Solo Darminto melepas rombongan ke Pacitan dan Wonogiri. Dikatakan, program ”PSHT Solo Peduli Bencana” adalah merupakan solidaritas warga PSHT Cabang Solo terhadap warga masyarakat  yang mengalami bencana. Selain itu, kegiatan ini merupakan praktik langsung penerapan ajaran PSHT yang senantiasa turut serta ”Memayu Hayuning Bahowo”. Yakni sebuah sikap bagi warga PSHT yang senantiasa arif dan bijaksana terhadap sesama insan, lingkungan dan alam semesta.

Sebanyak Rp 80.683.000  dana yang dapat dihimpun dari program ini. Selanjutnya diwujudkan dalam bentuk sembako maupun dalam bentuk lainnya yang selanjutnya bantuan diberangkatkan dalam Pos 1, PSHT Cabang Solo yang terletak di wilayah Monumen Banjarsari menuju tempat tujuan.

Rombongan warga PSHT yang akan menyalurkan bantuan ini selanjutnya dibagi menjadi tiga kelompok, yang masing-masing beranggotakan antara 10 sampai 20 orang. Diantaranya Kelompok I dipimpin Andri Wiratno (bendahara PSHT Cab. Solo) bersama 13 orang warga PSHT lainnya  menuju sasaran Desa Joho Kec. Pracimantoro.

Kelompok II dipimpin Rasyanto (Ketua Bidang Teknik PSHT Cab Solo bersama  9 orang Warga PSHT lainnya menuju sasaran Desa  Hargosari, Kecamatan Tirtomoyo. Dan Kelompok ke III beranggotakan 20 warga PSHT dibawah koordinasi Suyono (Ketua Div Kepelatihan dan Kesiswaan PSHT Cab. Solo) menuju ke wilayah Tremas Kecamatan Arjosari Kabupaten Pacitan.

Masyarakat yang menjadi sasaran pemberian bantuan menyambut sangat antusias dan merasa bangga karena para PSHT yang notabene adalah pendekar-pendekar  silat telah bersedia turun langsung kepelosok-pelosok desa.

Dan kegiatan ini tenyata mampu menghapus stikma yang terlanjur berkembang didalam masyarakat  bahwa  warga PSHT yang selama ini dikonotasikan sebagai pesilat  tukang bikin onar ternyata orang baik-baik, ramah, sopan dan sangat religius. Hal itu dapat dilihat karena disetiap waktu sholad rombongan berhenti untuk beribadah terlebih dahulu dan sholad berjamaah dengan masyarakat korban bencana.

Kepala pelaksana Humas PSHT Solo, Suharno, menambahkan, program kegiatan yang demikian akan terus dilakukan oleh PSHT Cab. Solo, dan atasnama PSHT Cababang Solo menyampaikan trimakasih atas kepercayaan dari masyarakat Kota Solo yang telah ikut berpartisipasi memberikan donasi pada beberapa event yang dilakukan oleh Warga maupun Siswa PSHT Solo.