Dua Jambret Lintas Daerah Dibekuk di Wilayah Gemolong Sragen. Ini Dia Identitasnya…

Ilustrasi bebas dari tahanan. (Pixabay/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG – SRAGEN – Polsek Gemolong, Sragen, berhasil membekuk dua jambret yang beraksi di wilayah Gemolong, Rabu 13 Desember 2017. Informasi yang dihimpun Selasa 19 Desember 2017, pelaku sudah berulang kali beraksi di beberapa wilayah.

Seperti di jalanan perbatasan Sragen-Boyolali. Terakhir para pelaku menjambret seorang mahasiswi bernama Ika Ayu Pramugiyati (21), warga Dukuh Gunungsari, Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang.

Kejadian tersebut berawal dari korban dalam perjalanan pulang dari Solo. Korban diduga sudah diintai dan dibuntuti dua pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy bernopol AD 3640 BIE berboncengan.

Kapolsek Gemolong AKP Supadi menjelaskan, dua pelaku diketahui bernama Dwi Wahyu Novianto alias Gendon (18), warga Kota Tangerang Selatan. Pelaku ini berdomisili di Dukuh Gembol, Desa Cepoko, Kecamatan Sumberlawang.

Pelaku kedua yakni Muhammad Syahrul alias Devil (19), warga Dukuh Bibis, Desa Hadiluwih, Kecamatan Sumberlawang, Sragen. Saat beraksi, tas pinggang milik korban yang disampirkan di tangan sebelah kiri tiba-tiba ditarik salah satu pelaku yang membonceng hingga korban hampir terjatuh.

Tas pinggang warna putih yang berisi uang tunai Rp 900 ribu dan kartu ATM BRI atas nama korban digondol dua pelaku yang melaju diri ke arah Sumberlawang. Lantas korban langsung pulang dan menceritakan kejadian tersebut ke orang tuanya. Baru keesokan harinya kejadian penjambretan tersebut dilaporkan ke Polsek Gemolong oleh orang tua korban.

Atas laporan tersebut, lantas Unit Reskrim Polsek Gemolong melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil membekuk kedua pelaku. Dari hasil pengembangan, kedua pelaku sudah kerap melakukan kejahatan yang sama di beberapa tempat berbeda. Di antaranya Mondokan dan Tanon, Kabupaten Sragen serta Klego dan Karanggede, Kabupaten Boyolali.

”Hasil pengembangan memang mereka ini kerap melakukan aksi. Total jumlah tempat kejadian ada delapan lokasi,” ujar AKP Supadi, mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman.