FOKUS JATENG-SRAGEN-Parno (45), warga Dusun Bolorejo, Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, ditemukan meninggal di Sungai Bengawan Solo. Jasad Parno ditemukan oleh pemancing ikan Senin 1 Januari 2018 sekitar pukul 10.30 WIB.
Pencarian tersebut sudah dilakukan sejak Rabu 27 Desember 2017. Setelah mendapat laporan orang hilang di Sungai Bengawan Solo, tim relawan melakukan penyisiran. Namun sampai tiga hari pencarian tidak membuahkan hasil. Pada Sabtu 30 Desember 2017, pencarian dihentikan.
Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen Dwi Sigit Kartanto menjelaskan, lokasi penemuan jasad Parno di Dusun Bolo, Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan. Saksi yakni Sriyanto (45), warga Dusun Gorekan, Desa Kandangsapi, Kecamatan Jenar.
“Saksi ini sedang memancing ikan. Kemudian melihat mayat yang mengapung. Setelah melihat jenazah dia bilang ke rekannya dan diteruskan ke Polsek Sambungmacan,” katanya.
Lantas dilakukan evakuasi oleh tim relawan dari BPBD Ngawi, BPBD Sragen, Basarnas Trenggalek, SAR MTA Ngawi, PMI Sragen bersama TNI Polri, Rapi, Senkom, SAR Polres Sragen dan para warga.
Sementara itu, Kapolsek Jenar AKP Handoyo mengatakan, kejadian penemuan mayat di perbatasan wilayah. “Sudah ketemu. Tadi hasil koordinasi ditangani Kapolsek Sambungmacan ditemukan di sungai perbatasan wilayah,” terangnya.