FOKUS JATENG – BOYOLALI – Pada tahun 2018, Pemkab Boyolali kembali melanjutkan proyek pembangunan sirkuit Gokart di Jalan Raya Boyolali-Solo, Kecamatan Mojosongo, Boyolali. Proyek tahap dua ini dianggarkan mencapai Rp 2,3 miliar.
Pembangunan tahap dua ini ditarget selesai pada 8 Juni 2018. Hal ini diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Ilmu Pengetahuan Industri dan Lembaga Keolahragaan Disporapar Boyolali Agus Sucipto, kepada wartawan di Boyolali Rabu 21 Maret 2018.
Sirkuit Gokart ini akan dibangun jalur sepanjang 1,3 kilometer. Jalur Gokart menggunakan sistem lapis aspal. Proyek tahap dua ini masih dilanjutkan tahap berikutnya hingga bisa difungsikan.
Arena olahraga prestisius di wilayah Boyolali ini memanfaatkan lahan 2,5 hektare. Pada tahun 2017, merupakan proyek tahap pertama dengan pengerjaan pemerataan lahan. Alokasi anggarannya mencapai Rp 3,6 miliar.
“Tanah yang digunakan ini merupakan milik Pemkab Boyolali,” terang dia.
Sebelum dibangun arena Gokart, lahan ini merupakan ladang singkong. Sebagian lahan juga pernah menjadi bangunan SDN Mojosongo, PAUD, dan pasar buah. Dalam perjalannya, bangunan-bangunan ini mangkrak, sehingga dimanfaatkan pemkab untuk sarana olahraga.