KRIMINALITAS: Bobol Rumah di Boyolali, Pencuri Dihajar Massa, Satu Temannya Kabur

ilustrasi (pixabay/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Aksi pembobolan dilakukan dua orang di Boyolali, Senin 2 April 2018. Rumah yang menjadi sasaran itu milik Vicky Didik Jatmiko (39), warga Kampung Pomah, Kelurahan/Kecamatan Mojosongo, Boyolali.

Satu pelaku berhasil ditangkap massa dan sempat dihajar. Lantas satu temannya kabur dan kini dalam pengejaran polisi. Pencuri yang tertangkap warga ini yakni Moch Johan Saputra (25), warga Purwosari, Laweyan, Solo. Kini, pelaku masih dimintai keterangannya oleh penyidik di Polsek Mojosongo.

“Satu orang pelaku yang tertangkap, saat ini sudah diamankan di Polsek Mojosongo untuk diproses lebih lanjut,” kata Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Willy Budiyanto.

Aksi para garong ini mengincar rumah kosong. Siang itu Dicky Didik Jatmiko (25), adik korban pergi ke warung gado-gado. Namun saat ditinggal pintu rumah dalam kondisi dikunci. “Saat pulang dari warung itu, Dicky melihat pintu rumah sudah terbuka sebelah,” kata Kapolsek Mojosongo AKP Joko Winarno.

Dicky juga melihat ada seorang tak dikenal yang duduk di atas sepeda motor matic di depan rumah. Pria yang gerak-geriknya mencurigakan itu langsung melempar batu ke rumah korban setelah melihat kedatangannya. Dicky segera masuk dan mendapati kondisi di dalam rumah sudah dalam keadaan berantakan.

“Saksi melihat salah seorang pelaku naik ke atas loteng untuk melarikan diri,” papar dia. Melihat satu pelaku berusaha kabur dengan naik ke loteng, saksi langsung berteriak maling. Sehingga warga sekitar pun langsung berdatangan ke rumah korban. Pelaku yang belakangan diketahui bernama Moch Johan Saputra itu pun akhirnya berhasil ditangkap massa.

Warga yang emosi sempat menghakimi pelaku. Petugas Polsek Mojosongo yang mendapat laporan segera datang ke tempat kejadian perkara. Pelaku yang mengalami luka-luka kemudian diamankan dan dibawa ke Poliklinik Bhayangkara Polres Boyolali.

Dalam aksi tersebut pelaku berhasil mencuri sejumlah barang elektronik milik korban dan adik korban tersebut. Antara lain, satu kamera DSLR, laptop dan handphone serta ransel. Nilai kerugian sekitar Rp 19,9 juta. Saat ini petugas juga masih memburu satu pelaku yang berhasil kabur dalam aksi pencurian tersebut.