Kades Tunggul dan Kades Tegalrejo Gondang Sragen Rogoh Kocek Pribadi untuk Aspal Jalan

Warga mengaspal jalan di Desa Tegalrejo dan Tunggul, Kecamatan Gondang, Sragen, Minggu 14 Mei 2018. (Huriyanto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-SRAGEN-Kemandirian dua kepala desa (kades) di Kecamatan Gondang, Sragen, ini patut diacungi jempol. Sebab, mereka merogoh kantong pribadi untuk mengaspal jalan yang seharusnya menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).
Pasalnya meski telah berulangkali diusulkan ke pemerintah agar jalan segera diperbaiki, namun hingga kini Jalan Tunggul-Srimulyo tersebut belum juga dianggarkan dalam APBD 2018. “Ini belum dianggarkan dalam APBD saya kira, penetapan tahun ini belum ada. Kalau diusulkan sering, bahkan untuk Dukuh Pilangsari sampai ditanami pohon pisang oleh warga,” kata Kepala Desa Tunggul, Suntoro, Minggu 14 Mei 2018.
Suntoro mengungkapkan, pihaknya bersama Kades Tegalrejo, Heru Setyawan terpaksa merogoh uang pribadi mereka untuk mengaspal jalan. Memang yang diaspal tidak seluruh jalan yang panjangnya sekitar 5 kilometer. Namun hanya pada titik tertentu yang selama ini kerap memakan korban lantaran kecelakaan.
“Yang diaspal hanya sedikit, sekitar 15 sampai 25 meter pas ditanjakan saja. Banyak warga yang jatuh di tanjakan. Kami merasa kasihan. Untuk ini kami inisiatif sama-sama gotong-royong untuk diperbaiki,” terang Suntoro.
Hal senada juga disampaikan Kades Tegalrejo, Heru Setyawan. Menurutnya, masih ada sekitar empat kilometer lagi Jalan Tunggul-Srimulyo yang masih dalam kondisi rusak. Tapi kerusakan yang paling parah memang ada ditanjakan yang sekarang ini sedang diaspal sepanjang 25 meter dengan dana patungan.
“Itu murni sukarela dari Kades Tunggul dan Kades Tegalrejo. Lokasi itu memang yang paling parah pas tanjakan. Sering orang jatuh di situ. Enggak ada tujuan lain, cuma biar bisa dilewati saja. Ini bukan kali pertama, sudah tiga kali aspal dan dua kali cor selalu urunan berdua dengan Kades Tunggul. Ini iklas, kaminggak minta kompensasi atau ganti,” papar wawan, panggilan akrabnya.
Sementara itu Wakil Ketua DPRD Sragen, Bambang Widjo Purwanto berharap pemerintah bisa menganggarkan Jalan Tunggul-Srimulyo tersebut dalam APBD Perubahan 2018. Menurutnya pembangunan jalan itu dulu memang pernah dianggarkan. Hanya saja, ketika dibangun tidak sampai pada seluruh ruas jalan.
“Dulu pernah dikerjakan, tapi hanya sampai Pagah-Srimulyo, sehingga Tunggul sampai Pagah itu belum. Sehingga kami berharap untuk ke depan dianggarkan pada APBD Perubahan untuk menyambung kekurangan yang dulu,” terang Bambang Pur.
Politisi Partai Golkar tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada Kades Tegalrejo dan Tunggul yang telah secara iklas menggunakan uang pribadi mereka.