FOKUS JATENG-SRAGEN-Tiga pemuda asal Dusun Karang, Desa Gading, Kecamatan Tanon, Sragen, saat melintasi kebun Minggu 27 Mei 2018. Mereka adalah Ali (21), Topa (20), dan Kasno (30). Sedianya mereka hendak mencari burung puyuh di malam hari, namun malah menemukan ular piton.
Ukuran ular sanca kembang ini mencapai lima meter dan beratnya sekitar 15 kilogram. Ali, salah satu pemuda yang menemukan ular piton mengatakan, ular piton ini berada di bawah pohon bambu. Sehingga mereka kaget dan langsung menangkapnya.
Ali bersama Kasno tidak mampu menangkap dan akhirnya ular piton tersebut masuk ke lubang. Dalam menangkap meminta tolong kembali salah satu teman bernama Topa untuk membawakan alat untuk menggali tanah seperti linggis dan cangkul serta dua karung.
“Ular itu di bawah pohon bambu seperti sedang menunggu mangsa. Saya tidak sengaja dan akhirnya saya tangkap berdua tidak kuat dan akhirnya saya minta bantuan sama teman satu lagi untuk nangkap bareng-bareng,” katanya.
Proses penangkapan ular piton ini sekitar empat jam. Penangkapan mengalami kendala lantaran medan tanah yang curam serta posisi ular terlilit di pohon bambu. “Setelah tertangkap ini, ular akan dipelihara dulu. Tapi kalau ditaruh di tempat wisata saya lepas,” ujarnya.
Dikatakan, sebelum tertangkap, ular piton ini diduga sudah banyak makan ayam milik warga. Bahkan ular piton diduga juga makan anak kambing warga. “Banyak ayam warga yang hilang. Selain biawak yang makan ayam ternyata juga ular piton ini,” jelas dia.