FOKUS JATENG-BOYOLALI-Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia berikan perhatian dan kepedulian para pedagang makanan di Kabupaten Boyolali. Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Boyolali, Kemendag memberikan bantuan sarana usaha perdagangan bagi 110 pedagang di Boyolali.
Bantuan tersebut berupa 30 tenda, 30 gerobak dan 50 coolbox (lemari pendingin) dilangsungkan di aula Disdagperin Kabupaten Boyolali, pada Kamis 7 Juni 2018 yang diserahkan Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M. Said Hidayat.
Kepala Disdagperin Kabupaten Boyolali, Karsino menjelaskan bahwa bantuan dari pusat ini merupakan perjuangan pemimpin Boyolali untuk kesejahteraan masyarakat. Terlebih bantuan ini juga berupaya untuk mewujudkan salah satu visi misi Kabupaten Boyolali yakni Boyolali yang bersih dan nyaman ditinggali.
“Jaga kebersihan, jaga ketertiban, jaga kenyamanan. PKL Boyolali biar lain dengan daerah lain karena kerapian dan kebersihannya saat berjualan,” ungkap Karsino.
Senada dengan Kepala Disdagperin Kabupaten Boyolali, Wabup Said juga menyampaikan bahwa bantuan sarana berdagang tersebut merupakan langkah awal membangun Kabupaten Boyolali dengan keindahan dari sisi perdagangan dan perekonomian yang tercipta dari kebersihan lingkungan.
“Yang terpenting adalah syukuri apa yang diterima hari ini. Satu wujud perhatian pemerintah walaupun belum bisa secara keseluruhan diberikan. Pesan kami, terima, manfaatkan, jaga dan jangan pernah dijual atau dipindahtangankan,” pesan Wabup Said.
Salah satu penerima bantuan, Nafi Islam Qoiriyah sangat senang menerima bantuan coolbox. Pedagang udang asal Desa Cepokosawit; Kecamatan Sawit ini mendapat lemari pendingin.
“Ke depan biar lebih meningkatkan penjualan karena kemarin coolbox yang saya miliki kurang besar, jadinya kurang bisa menampung banyak udang. Sekarang karena dapat besar, saya harap bisa meningkatkan penjualan udang,” ungkapnya.