FOKUS JATENG-SRAGEN-Peristiwa kebakaran rumah terjadi dua kali dalam sehari di wilayah Sragen, Sabtu 30 Juni 2018. Kejadian ini salah satunya menimpa rumah milik Mulyani (60), warga Jetis RT 05 RW 01, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen, sekitar pukul 15.20 WIB.
Rumah Mulyani yang terbakar ini ditempati adiknya, Indradi Bambang Suryono (58), beserta istrinya, Tiah (47). Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun fokusjateng.com, kejadian yang menghanguskan rumah di lantai dua tersebut, diduga lupa mematikan kompor gas saat masak.
Sri Sumarsih (45), warga setempat menceritakan bahwa api melalap bangunan rumah. Mengetahui api membumbung tinggi, dia langsung lari menuju rumah yang terbakar. “Yang punya rumah tidak mengetahui apakah kompor sudah dimatikan apa belum, sebelum ditinggal pergi ke warung mi ayam tidak jauh dari rumah terbakar tersebut,” tuturnya.
Saat ditemui wartawan, Indradi mengatakan, kerugian yang dialami mencapai Rp 20 juta. Kejadian ini tidak menelan korban jiwa, namun istri Indradi sempat mengalami luka ringan. “Allhamdulillah hanya luka ringan pada kening istri saya dan tangan,” kata dia.
Kebakaran di tempat lain, melahap rumah Harto Sugiman (65), warga Dusun Putat RT 04, Desa Karangwaru, Kecamatan Plupuh, Sragen. Meski hanya menghanguskan gubuk jerami tempat pakan ternak, namun kebakaran ini sempat bikin warga panik. Pasalnya api yang cukup besar menghanguskan gubuk jerami kering tersebut, meski tidak memakan korban.
Kepada fokusjateng.com, Kapolsek Plupuh AKP Sunarso mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman menjelaskan, kebakaran ini berawal saat pemilik rumah bersama cucunya sedang memberikan pakan sapi. Tanpa sepengetahuan sang kakek, cucunya bermain korek api dan tanpa sengaja membakar gubuk tempat jerami tersebut.