FOKUS JATENG – BOYOLALI – Program Karya Bhakti Boyolali Tersenyum (KBBT) kembali digelar untuk ketiga kalinya pada tahun 2018. Setelah tahap I di Desa Babadan; Kecamatan Sambi, tahap II di Desa Kalangan, Kecamatan Klego, kini giliran Desa Mudal, Kecamatan Boyolali, Jawa Tengah, yang memperoleh program tahap ketiga.
Program yang mewujudkan kemanunggalan TNI/Polri dan warga masyarakat ini secara resmi dibuka dengan acara sarasehan di pendopo Balai Desa setempat, pada Jumat (10/8) oleh Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M. Said Hidayat.
Selama 29 hari ke depan hingga Sabtu (8/9), program ini menyasar pada betonisasi jalan di wilayah tersebut yang sering dilintasi warga untuk beraktivitas tiap harinya. Ruas jalan yang akan dibeton seluas 144 meter persegi, dengan panjang 400 meter, lebar tiga meter, dan tinggi 0,12 meter.
Selain itu, apa pula pembangunan talud 436,48 meter persegi dan saluran air sebesar 21 meter persegi. Total anggaran sebesar Rp 399.512.000 dengan bersumber Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Boyolali sebesar Rp 387.702.000 dan swadaya masyarakat sebesar Rp 11.810.000.
Wabup Said mengatakan agenda rutin setiap tahun di Kabupaten Boyolali ini merupakan salah satu wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali untuk berperan aktif mendukung dan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di desa.
“Inilah wujud perhatian Pemkab Boyolali dalam membangun Kabupaten Boyolali secara bersama sama, sehingga peran serta seluruh elemen sangat diharapkan demi terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera,” terang Wakil Bupati Boyolali Said.
Hal senada juga diutarakan oleh Camat Boyolali, Sudarmaji yang menyebutkan bahwa jalan yang akan dibetonisasi tersebut merupakan akses yang tidak hanya digunakan oleh warga Desa Mudal saja, akan tetapi desa sebelah juga menggunakannya.
“Jalannya ada di tengah sawah yang sering digunakan untuk mengangkut barang, baik itu untuk ke pasar maupun pada saat tanam atau panen di sawah. Dan yang memanfaatkan jalan ini bukan hanya warga Desa Mudal saja, justru desa sebelah juga ikut memanfaatkan,” tandas Sudarmaji.