Gandeng Solo Peduli, Alumnus MTs Negeri 3 Sragen/MTs Negeri Sumberlawang Droping Air Bersih

Warga mengantre droping air bersih dari alumnus MTs Negeri 3 Sragen/MTs Negeri Sumberlawang. (Huriyanto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG – SRAGEN – Kekeringan air bersih pada musim kemarau di wilayah Sragen, memantik simpati berbagai pihak. Mereka bergerak turun tangan langsung membantu meringankan beban warga terkait air kebutuhan sehari- hari.

Seperti yang dilakukan alumnus MTs Negeri 3 Sragen/MTs Negeri Sumberlawang lintas angkatan bekerja sama dengan Solo Peduli. Mereka berbondong-bondong menyalurkan air bersih ke warga Dusun Kaligandu, Desa Pagak, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Kamis 13 September 2018.

Seperti diketahui, warga Kaligandu mengalami krisis air bersih sudah sekitar enam bulan terakhir. Selama kekeringan, warga mencari air ke sejumlah wilayah. Baik ke luar desa Pagak maupun ke sumur sawah yang masih mengeluarkan air. Bahkan sejumlah warga rela membeli air galon di warung-warung dengan harga Rp 5.000 per galon.

Idah (45), salah satu warga Kaligandu RT 22, mengatakan, bantuan air bersih selama ini sangat diharapkan. Sebab, bantuan air bersih sangat penting untuk kebutuhan sehari-hari, seperti masak, mencuci, mandi, dan lain sebagainya.

Droping air bersih yang dilakukan alumnus MTs Negeri 2 Sragen/MTs Negeri Sumberlawang, Kamis 13 September 2018. (credit-Huriyanto/Fokusjateng.com)

“Alhamdulillah di tengah krisis air bersih kami mendapat bantuan air bersih dari alumnus MTs,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Kasiyem (55), warga lain. Kekeringan di Kaligandu dua tahun terakhir ini paling parah. Pasalnya, air di sumur warga benar kering dengan kedalaman 15 meter sampai 20 meter. “Meskipun ada air, namun sedikit. Diambil satu orang sudah habis,” kata dia.

Sementara itu, Rohmat Basuki (49), pembina dari alumnus MTs Negeri 3 Sragen/MTs Negeri Sumberlawang mengatakan, para alumnus memilih wilayah Sumberlawang menjadi tempat droping air bersih dikarenakan keprihatinan para alumnus. Yakni melihat warga Sumberlawang mengalami kekeringan setiap tahun.

“Memang kami bergerak di bidang sosial. Kami tergugah untuk pengiriman air bersih karena di sumberlawang ini banyak kekurangan air bersih, selain itu kami juga sering melakukan kegiatan sosial yang lain bagi fakir miskin dan anak yatim piatu maupun anak berprestasi di wilayah sumberlawang,” terangnya.

Paguyuban alumnus MTs Negeri Sumberlawang tercatat di tahun ini saja sudah membantu bantuan air bersih di beberapa wilayah di Sumberlawang. Seperti Dusun Tanjungsari, Jambangan, Kuncen, Ploso, Desa Jati dan daerah Desa Ngargotirto serta Ngelempung.

“Kedepan nanti kami semua insyaAllah akan selalu siap membantu masyarakat wilayah sumberlawang yang kekeringan dengan bekerja sama dengan alumni yang ada di sini maupun yang ada merantau di luar jawa,” papar dia.