100 PNS Boyolali Bakal Pensiun, Ini yang Dilakukan Pemkab Boyolali

Wabup Boyolali M. Said Hidayat menyalami PNS Boyolali yang memasuki masa pensiun dalam pembekalan Selasa 2 Oktober 2018. (Dok. Diskominfo Boyolali/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelantikan Daerah (BKP2D) Kabupaten Boyolali kembali mengadakan Pembekalan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan memasuki masa purna tugas. Kali ini diadakan tahap III tahun 2018 yang dilaksanakan pada Selasa (2/10) di aula BKP2D Kabupaten Boyolali.

Acara ini diikuti 100 orang PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali yang akan memasuki masa purna tugas periode Desember 2018 hingga Maret 2019. Jumlah tersebut terdiri dari 12 orang pejabat struktural, yang terdiri dari kepala bagian dan sekretaris dinas sebanyak dua orang, kepala bidang Eselon III sebanyak tiga orang, seorang sekretaris kecamatan, dan pejabat Eselon IV sebanyak empat orang.

Sedangkan untuk pejabat non struktural yang memasuki purna tugas terdiri dari kepala sekolah sebanyak 12 orang, guru sejumlah 52 orang, staf sebanyak 21 orang dan pejabat fungsional tertentu sebanyak 3 orang.

Kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari ini dimaksudkan agar PNS yang akan memasuki masa purna tugas mampu mempersiapkan diri lebih baik.

“Memberikan bekal kepada peserta untuk memahami bakat dan kemampuan berwirausaha,” tambah Kepala BKP2D Kabupaten Boyolali, Agus Santoso.

Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M. Said Hidayat, berpesan agar peserta yang akan memasuki masa pensiun diberikan kesempatan untuk dapat mengerjakan hal – hal yang di masa lampau tidak atau belum dapat dikerjakan sebelumnya. Kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga selain itu memiliki waktu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.

Terima kasih atas pengabdian dan peran aktif selama ini. Apa yang sudah dijalankan tidak akan pernah hilang dari sejarah panjang pembangunan di Kabupaten Boyolali,” ungkap Wabup Said.

Seperti salah satu peserta pembekalan, Wahyuni Dwi Lestari yang sudah 37 tahun mengabdi untuk negara. Kepala Bagian Umum di Sekretariat DPRD Kabupaten Boyolali ini mengaku telah siap memasuki masa purna tugas dengan segudang kesibukan berkaitan dengan kemampuan yang dimilikinya.

“Mudah mudahan masa pensiun nanti selalu diberi sehat, mandiri tidak ada aral apapun. Ini merupakan satu proses yang harus dilalui, saya hadapi pensiun ini dengan kesibukan karena saya memiliki satu kemampuan mendesain baju dan menjahit,” ungkapnya yang juga pernah menjabat sebagai Camat Boyolali ini.