Warga pun Berbondong-bondong Sediakan Makan dan Minum Gratis di Lokasi Aksi Damai ” Boyolali Bermartabat”

Warga menyediakan makan dan minuman di lokasi aksi damai di Simpang Siaga Boyolali, Minggu 4 November 2018. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Banyak yang mengatakan bahwa demo yang digelar pada 4 November 2018 atau yang juga disebut sebagai aksi “Boyolali Bermartabat” adalah demo damai yang jauh dari kerusuhan. Bahkan ada yang mengatakan bahwa ribuan demonstran yang berkumpul di sepanjang simpang siaga hingga Balai Sidang Mahesa tersebut menggelar Aksi yang cukup santun.

Protes belasan ribu warga yang dimulai pukul 08.00 dan berakhir dengan tertib sekitar pulul 11.00 tersebut ternyata juga mendapat dukungan dari warga sekitar.

Di sejumlah titik yang di lalui para pendemo, terlihat sejumlah kaum ibu berdiri di pinggiran jalan, dihadapannya setumpuk nasi dan minuman, sementara sejumlah remaja menawarkan nasi serta air mineral kepada para pendemo yang tengah melintas.

“Ini minuman gratis ambil aja. Ambil,” teriak salah satu remaja dan beberapa teman-temannya. Teriakan itu pun disambut beberapa pendemo yang dengan senyum sumringah mengambil air minum dan juga mengambil nasi yang telah tersedia di pinggir jalan.

Menurut salah satu warga setempat, Agung, para demonstran melakukan aksi protes itu bukan hanya berasal dari sekiat kota, tapi mereka berdatangan dari penjuru Boyolali.

“Ya lumayan jauh, jadi pasti mereka kelelahan. Jadi, tentunya makanan dan minuman gratis ini bisa mengobati rasa lapar dan haus setelah jauh melakukan konvoi aksi menolak pernyataan Prabowo,” katanya.

Seorang wanita paruh baya yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan jika makanan dan minuman tersebut memang sengaja disediakan untuk mereka yang ikut aksi Boyolali bermartabat. Makanan dan minuman tersebut pun dibeli dengan uang sumbangan atau patungan dari warga sekitar yang mau turut berpartisipasi dalam aksi protes pernyataan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subiyanto mengenai ‘tampang Boyolali’.

Seperti diketahui, potongan video dari pidato Prabowo Subianto mengenai ‘tampang Boyolali’ viral di media sosial. Pernyataan Prabowo yang menjadi viral itu diketahui ia sampaikan saat meresmikan Posko Badan Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno Kabupaten Boyolali, Selasa (30/10) lalu. Saat itu ia didampingi oleh Ketum PAN Zulkifli Hasan dan mantan Pangkostrad yang juga mantan Gubernur Jateng, Letjen (Purn) Bibit Waluyo.

Dalam salah satu bagian dalam pidato itu, Prabowo membicarakan mengenai belum sejahteranya masyarakat saat ini. Ia memberi perumpamaan wajah Boyolali yang belum pernah masuk hotel-hotel mahal. “Kalian kalau masuk, mungkin kalian diusir. Tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang-tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini. Betul?” kata Prabowo kepada para pendukungnya.