PEMILU 2019: Ini Seruan Ustaz Mustaqim, Pengasuh Ponpes Darusy Syahadah Boyolali kepada Masyarakat

Ustaz Mustaqim, Pengasuh Ponpes Darusy Syahadah Boyolali. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Menjelang akhir tahun 2018 sudah terasa lautan politik telah membanjiri seluruh wilayah negara kesatuan republik Indonesia. Ini menjadi suatu tantangan yang akan sangat krusial bagi seluruh elemen bangsa ini mengingat pilpres dan pileg 2019 sudah semakin dekat.
Semua pasangan pilpres dan pileg 2019 mengerahkan kekuatan dan strategi mereka dalam bertarung untuk memenangkan kursi jabatan negara ini.
Isu sara yang menjadi jual-an utama perpolitikan di Indonesia menjadi hal yang wajar dan biasa karena setiap ada nya pemilu di Indonesia tidak akan terlepas dari isu sara tersebut.
Seperti apa yang telah di sampaikan oleh salah satu ustad dan pengasuh ponpes Darusy syahadah simo Boyolali Ustadz Mustaqim bahwa masyarakat Indonesia harus mampu menjaga diri dari isu-isu tersebut agar tercipta suasana harmonis meskipun di antara kita ada perbedaan.
“Kami berharap kepada masyarakat pada umumnya untuk tidak terprovokasi oleh segala bentuk tindakan apapun yang bersifat membelah persatuan ini terutama dalam suasana pemilu sekarang ini,” ajaknya Minggu 2 Desember 2018.
Apa yang telah disampaikan oleh ustad Mustaqim merupakan bentuk nasionalisme yang kuat agar esensi dari perbedaan itu tidak pudar oleh karena momentum 5 tahunan tersebut.
“Saya di beri kesempatan untuk menyampaikan kepada masyarakat Boyolali pada khususnya dan kepada masyarakat Indonesia pada umumnya terkait dengan masa masa pilpres dan pileg 2019  kita rasakan banyak sekali  isu-isu yang mengarah ke SARA dan ujaran kebencian menghimbau agar tetap hati2 dan menyaring isu-isu itu agar tidak menjadi kegaduhan di masyarakat” tutur ustad Mustakim.