FOKUS JATENG-BOYOLALI-Hasil ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Kabupaten Boyolali pada penerimaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali telah keluar.
Dijelaskan oleh Kepala Bidang Penataan dan Pengembangan Karier Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Kabupaten Boyolali, Dono Fembriarto, dari seleksi yang dilakukan, didapat sebanyak 229 orang pelamar yang lolos passing grade pada SKD dan berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) atau disebut dengan P1/L. Jumlah tersebut lebih sedikit jika dibandingkan dengan jumlah sebelumnya yakni 250 orang, karena terdapat formasi yang sudah terpenuhi jumlah pelamar yang lolos passing grade.
Sedangkan untuk pelamar yang tidak memenuhi passing grade saat SKD namun dapat mengikuti SKD atau yang dikenal dengan P2/L sebanyak 766 orang.
“Dilakukan juga pemeringkatan dari formasi yang masih kosong dan belum memenuhi kuota terkumpul 766 pelamar. Sehingga dari P1/L dan P2/L terkumpul 995 pelamar yang dinyatakan ikut SKB,” jelas Dono saat ditemui dikantornya, pada Senin (3/12).
Dari kedua tes yang dilakukan, yakni SKD dan SKB, maka pelamar akan memperoleh nilai hasil dari penggabungan kedua tes tersebut. Untuk 40 persen nilai didapat dari hasil SKD, sedangan 60 persen dari hasil tes SKB.
“Tetap meningkatkan kapasitas karena nanti SKB sesuai bidang yang dilamar sambil menungggu informasi lebih lanjut melalui website resmi kami,” himbaunya.
Tes SKB tetap akan menggunakan sistem computer assisted test (CAT) direncanakan akan digelar pada 4-10 Desember esok, menunggu kebijakan dari Panitia Seleksi Nasional tes CPNS (Panselnas).