FOKUS JATENG-BOYOLALI-Seiring dengan amanah Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, bahwa perusahaan daerah harus memiliki badan hukum yang telah ditetapkan. Badan hukum yang telah ditetapkan tersebut yakni perusahaan umum daerah (perumda) atau perusahaan perseroan daerah (perseroda). Sesuai dengan ketentuan tersebut, Bank Boyolali yang dahulu bernama PD BPR Bank Boyolali kini memilih berbadan hukum perseroda.
“Atas dasar itu, waktu deadline yang harus segera kita lakukan, sehingga Bank Boyolali meengambil ikut yang Perseroda. Untuk Perseroda ini kita juga mengacu pada PP Nomor 54 tentang Perusahaan Daerah juga Permendagri Nomor 94 tentang BUMD juga,” ungkap Direktur Utama PD BPR Bank Boyolali, Dono Sri Hananto saat penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Aula Bank Boyolali, pada Jumat (7/12).
Atas dasar tersebut, di awal Tahun 2018 Bank Boyolali mengajukan usulan, dimana DPRD Boyolali dan Bupati Boyolali akhirnya sudah disepakat Peraturan Daerah (Perda) pembentukan Perusahaan Perseroan Terbatas Bank Boyolali Perseroda. Pembagian saham yang disetujui oleh Perda tersebut yakni 95 persen milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab), 5 persen milik BUMD lainnya atau masyarakat lainnya.
“Rapat dari eksekutif, 5 persen di BUMD atau masyarakat lainnya diputuskan untuk PUDAM 3 persen, Aneka Karya 2 persen jadi total 100 persen. Dari modal dasar menjadi 50 miliar, sehingga untuk kesetaraan modal ini karena Pemkab sudah setor 50 persen yakni 25 miliar,” terangnya.
Sehingga diharapkan nanti akan lebih transparan, akan lebih akuntabilitas karena ada pihak lain tidak hanya satu pihak saja. Akan lebih responsibility dan tanggung jawab semakin jelas serta berintegritas.
Sementara itu, Bupati Boyolali, Seno Samodro yang turur hadir dalam penandatangannan MoU mengucapkan selamat kepada bank kebanggaan warga Boyolali ini. Bupati Seno mengapresiasi langkah yang dilakukan dalam mengamanahkan Undang Undang.
“Semoga dengan berubahnya status ini, menjadi PT, akan semakin profesional dan bermanfaat bagi masyarakat Boyolali,” pungkas Bupati Seno.