Duuhhh… Meteran Dicopot, Kantor Desa Gaum Tasikmadu Karanganyar Diduga Kena Operasi P2TL

Meteran di Balaidesa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar tidak ada diduga kena P2TL PLN. (Suroto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-KARANGANYAR-Kejadian unik terjadi di Kantor Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Karanganganyar. Hal ini lantaran kantor desa tersebut disinyalir terkena operasi penertiban pemakaian tenaga listrik (P2TL) sehingga meterannya dicopot.

Hal ini terungkap saat salah seorang staf perangkat desa menyalakan AC di salah satu ruangan yang mangakibatkan aliran listrik mati. Menurut salah satu penjaga Kantor Balai Desa Gaun ,Yahmin mengatakan, kejadian itu terjadi pada Rabu, 12 Desember 2018 hari ini. Menurutnya ada beberapa orang petugas penertiban pemakaian tenaga listrik mencopot meteran listrik di Balai Desa Gaum.

“Tadi siang sekitar pukul 13.00 WIB ada beberapa orang yang mencopot meteran listrik yang tertempel di salah satu bangunan balai desa” ujar Yahmin saat ditemui, Rabu 12 Desember 2018.

Penjaga balai desa tersebut mengaku tidak mengetahui sebab musababnya meteran tersebut dilepas oleh petugas. “Saya sendiri kurang tahu pasti mengapa meteran tersebut dicopot. Mungkin akan ada penambahan daya karena tadi ketika akan menyalakan AC listrik tiba-tiba padam,” katanya.

Kepala Desa Gaun Nur Setyowati saat dicoba dikonfirmasi belum dapat dihubungi. Pasalnya saat didatangi di kantor desa yang bersangkutan tidak ada di ruang kerja.

Sementara itu, ketika awak media melakukan konfirmasi ke kantor PLN Rayon Karanganyar tidak mendapat jawaban yang pasti. Salah satu petugas PLN yang tidak mau disebut namanya mengatakan bahwa kantor Rayon Karanganyar tidak mempunyai kewenangan untuk memberikan jawaban. “Kami yang bertugas disini sifatnya hanya memberikan pelayanan kepada pelanggan, dan tidak boleh memberikan keterangan yang bukan tugas kami,” kata petugas.

Pihaknya meminta awak media menanyakan langsung kepada bagian humas di kantor PLN yang ada di Kota Solo.