FOKUS JATENG-BOYOLALI-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali terus mengembangkan infranstruktur demi pelayanan yang maksimal bagi masyarakat. Kali ini infranstruktur yang dibangun yakni gedung perkantoran terpadu yang berada di kompleks Alun Alun Lor Kabupaten Boyolali.
Pembangunan gedung perkantoran yang berada di sebelah barat Alun Alun Lor ini selesai dibangun dan telah diresmikan oleh Bupati Boyolali, di Ruang Rapat kompleks setempat, pada Rabu 9 Januari 2019.
Ketua panitia pembangunan, Hendrarto Setyo Wibowo menjelaskan bahwa pembangunan gedung perkantoran tersebut menggunakan anggaran sebesar Rp 17.847.639.000 terdiri dari tiga paket dengan rincian untuk gedung A Rp 6.386.930.000, realisasi Rp 6.385.851.750 dan sisa anggaran 1.078.250. sedangkan untuk Gedung B dianggarkan Rp 6.583.779.000, realisasi Rp 6.582.606.750, sisa anggaran Rp 1.162.250.
“Gedung C dengan anggaran Rp 4.876.930.000, realisasi sebesar Rp 4.875.856.000 sisa anggaran Rp1.074.000,” ungkapnya yang juga Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Boyolali ini.
Sehingga secara keseluruhan anggaran yang disediakan Rp 17.847.639.000 mampu terserap Rp 17.844.324.500 dengan sisa anggaran Rp 3.314.500. Seluruh pengerjaan gedung perkantoran tersebut dilakukan selama 180 hari untuk tempat berkantor empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Mulai pelaksaan sampai dengan selesai pembangunan ini semuanya berjalan dengan lancar,” terangnya
Masing masing gedung terbagi dua lantai, Gedung A lantai 1 untuk DPKP, lantai 2 akan digunakan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar). Kemudian Gedung B dilantai 1 digunakan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A).
Dan lantai 2 yang rencananya untuk Dinas Perhubungan (Dishub) namun pada akhirnya Dishub menempati kantor di sebelah timur Polres Boyolali. Kemudian gedung C bisa digunakan untuk pelaksanaan rapat di kedua lantai.
Bupati Boyolali, Seno Samodro menyambut baik dengan selesainya pengerjaan pembangunan gedung perkantoran tersebut.
“Pelayanan terhadap masyarakat akan semakin baik. Ini untuk menunjang kinerja,” imbuh Bupati Seno.
Sebagai tambahan informasi, gedung yang telah terbangun tersebut telah dilengkapi dengan sarana dan prasaran penunjang. Seperti ruang kepala dinas, ruang sekretariat, ruang kepala bidang, ruang rapat, mushola, pantry, ruang tunggu atau lobby, serta toilet.