FOKUS JATENG-BOYOLALI-Pemkab Boyolali melakukan seleksi pengisian pimpinan jabatan tinggi pratama (JTP). Beberapa peserta lelang JTP yang kurang memiliki kompetensi gugur di tengah jalan. Sebab, pemkab benar-benar menyeleksi pejabat yang berkompeten.
Ketua Panitia seleksi (Pansel) lelang JTP Anwar Hamdani mengungkapkan saat ini peserta promosi JTP tinggal 9 orang peserta. Peserta lelang jabatan untuk tiga organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing hanya tinggal peserta.
Ahmad Ghozali, Jaka Diyana dan Sri Hanung Marhendra yang masih bertahan dari dua ujian untuk menjadi Kepala Dinas Sosial (Dinsos). “Dinsos awalnya pesertanya paling banyak. Ada 11 peserta yang berebut untuk menjadi kepala Dinsos,” kata Anwar, Jumat 15 Maret 2019.
Jabatan kepala Dinas Kearsipan dan Perpustkaan (Disarpus) Boyolali kini hanya diperebutkan oleh Binasih, Marjono dan Siti Askariyah. Begitu pula untuk sayembara merebut Inspektur Inspektorat Boyolali.
“Yang bertahan untuk menjabat sebagai Inspektur Inspektorat tinggal Agnes Sri Sukartiningsih, Insan Ari Asmono dan Muhammad Arief Wardianta,” jelasnya.
Anwar menyatakan Pansel yang bekerjasama dengan lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) UNS melihat kompetensi 16 calon JTP tersebut. Secara professional tim telah melihat kompetensi Manajerial dan Kompetensi bidang dan kompetensi sosio cultural ke 16 calon pimpinan tinggi pratama itu
“Tim juga menilai diskusi bersama mengenai bidang tugas sebagai kepala OPD,” papar dia.
Anwar menyatakan meskipun 9 orang sudah dinyatakan lulus uji Kompetensi, seleksi tak cukup sampai disitu saja. 9 orang tersebut diwajibkan mengikuti tes kesehatan secara keseluruhan oleh tim Medis yang telah ditunjuk Pansel.
Bahkan tak menutup kemungkinan, Pansel mencoret beberapa nama sebelum mengajukan ke bupati. Karena memang, Pansel dalam waktu ini akan home visit ke 9 orang peserta ini untuk menelusuri rekam jejaknya.
“Untuk mengetahui secara pasti tempat tinggal yang bersangkutan dan melakukan wawancara dengan tetangga sekitar. Dimasyarakat, dia ( peserta lelang jabatan) ini seperti apa gitu,” pungkas Anwar.