29 SMA di Boyolali Selenggarakan UNBK

Para siswa tingkat SMA di Boyolali mengikuti UNBK, Selasa 2 April 2019. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Mengawali bulan April 2019 ini, siswa kelas XII tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti pelaksanaan ujian nasional Tahun Pelajaran 2018/2019. Sebanyak 29 SMA di Boyolali mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK), yang dimulai Senin (1/4). Seluruh SMA di Boyolali saat ini dipastikan sudah tidak menggunakan ujian berbasis kertas dan pensil.

“UNBK SMA di Kabupaten Boyolali diikuti oleh 15 sekolah negeri dan 14 sekolah swasta dengan peserta 4852 meliputi jurusan IPA 2714 siswa, IPS 2104 siswa dan jurusan Bahasa 34 peserta. Untuk pelaksanaan di Kabupaten Boyolali seluruhnya sudah bisa terlaksana tidak ada SMA melaksanakan ujian berbasis kertas [tulis],” terang Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Boyolali, Agung Wardoyo di ruang kerjanya di SMA Negeri 1 Boyolali pada Senin (1/4) pagi.

Pria yang juga Kepala SMAN 1 Boyolali ini menjelaskan hingga sesi pertama UNBK diikuti seluruh siswa. UNBK SMA ini dilaksanakan selama empat hari dengan mata pelajaran setiap hari masing-masing satu.

“Untuk pelaksanaan UNBK SMA dilaksanakan tanggal 1, 2, 4 dan 8 April 2019. Dalam satu hari dilaksanakan tiga sesi sehingga pelaksanaan sesi pertama pada pukul 07.00 WIB di rangkaian awal dan diakhiri pukul 16.00 WIB,” imbuh Agung.

Disinggung mengenai pelaksanaan awal UNBK SMA di Boyolali secara keseluruhan dapat berjalan dengan baik.  di seluruh SMA di Kabupaten Boyolali kita dari awal sudah dicermati titik kritis yang ada. Berbagai hal sudah dilakukan koordinasi dan antisipasi

“Antisipasi ganguan listrik, hampir semua sekolah sudah mempersiapkan genset. Untuk antisipasi jariangan internet, sekolah dengan teknik masing-masing menyediakan antisipasi mem-backup kemungkinan gangguan jaringan. Kemudain bersamaan dengan suasana kampanye, kami sudah koordinasi dengan KPU dan Polres mengupayakan kenyamanan dan ketenangan suasana ujian,” terang Agung lebih lanjut.

Untuk itu pihaknya berharap sekolah memantau perkembangan menit-menit pelaksanaan UNBK ini. sehingga jika terjadi pemasalahan segera menginformasikan ke MKKS yang selanjutnya dikoordinasikan dengan help desk Kabupaten. Tahap selanjutnya, permasalahan tersebut cepatnya diatasi, sehingga UNBK tahun bisa berjalan sukses pelaksanaan dan sukses hasil yang ditunjang dengan keberhasilan administrasi.

Sementara untuk pelaksanaan UNBK di SMAN 1 Boyolali masih menurut Agung terbagi dalam tiga ruangan yang diikuti 330 peserta yang terbagai 260 untuk jurusan IPA dan 70 untuk program IPS. Pihaknya memeberikan siswa pembekalan untuk siap menghadapi ujian. Selain itu dengan pelatihan uji coba ujian berbasis komputer.

Dari 330 siswanya, sebanyak 122 siswa sudah diterima di perguruan tinggi negeri sebelu pelaksanaan UNBK.

“Sebanyak 87 siswa diterima jalur SNMPTN [Seleksi Nasional Masuk Perguruaan Tinggi Negeri], dan 35 siswa di jalur PMDK [Penelusuran Minat dan Bakat] sehingga sebelum UNBK berlangsung ada 123 anak sudah diterima di perguruan tinggi negeri,” tandas Agung.

Pelaksanaan UNBK juga terlaksana di SMAN 1 Banyudono. Sebanyak 271 siswa mengikuti ujian dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia ini.

“UNBK di SMAN 1 Banyudono diikuti 271 peserta dari jurusan IPA 104 peserta dan 167 peserta dari jurusan IPS menggunakan tiga laboratorium dalam tiga sesi,” terang Kepala SMAN 1 Banyudono, Mulyadi.