Babinsa Koramil Musuk Kodim Boyolali Sosialisasikan Bahaya Leptospirosis

Babinsa Koramil Musuk Kodim Boyolali sosialisasi bahaya leptospirosis. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Babinsa Desa Singosari Koramil 2 Musuk Serda Wahit bersama dengan petugas dari Puskesmas Mojosongo yakni Ibu Maimunatun dan Ibu ST Yustina Sarmi,serta Dokter Hewan Dian dan Dokter Hewan Roni dari Dinas Peternakan mendatangi salah satu rumah warga untuk mengecek secara langsung kondisi tempat Alm Bp Suwardi yang sebelumnya terjangkit penyakit Leptospirosis. Selasa (23/04).

Apa itu Leptopsirosis? Leptospirosis adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri leptospira yang terbawa pada hewan seperti tikus, kuda ,anjing,kucing ,sapi, burung, tupai, landak dan banyak lagi.

Gejala awal dari penyakit ini seperti masuk angin , panas, pusing, nyeri sendi . Andaikata ada gejala yang dialami seperti itu maka sebaiknya langsung ke fasilitas kesehatan terdekat, apalagi terkena setelah melaksanakan kerjabakti baik dirumah atau dilingkungan sekitar yang berhubungan dengan sampah.” Terang dari Bidan Maimunatun.

Oleh sebab itu beliau menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri sendiri. Lebih lanjut untuk mencegahnya jangan sampai ada genangan air karena bisa menular lewat air yang terkontaminasi bakteri leptospira. Bersihkan sampah-sampah di lingkungan. Intinya adalah menjaga kebersihan dan kesehatan diri sendiri mulai dengan budayakan cuti tangan pakai sabun

Babinsa Singosari Serda Imron Wahit juga akan membantu mensosialisasikan kepada warga binaannya agar selalu menjaga kebersihan dan kesehatan terkait dengan penyakit leptospirosis yang disebabkan oleh hewan ini, terutama warga binaan yang memelihara hewan ternak yang banyak dijumpai di wilayah binaannya. Harapannya penyakit ini tidak lagi menyerang warga.