FOKUS JATENG-BOYOLALI-Proyek Jembatan Demangan, Desa Jipangan, Kecamatan Banyudono, Boyolali kelar dibangun. Penyelesaian proyek ini lebih cepat dari target awal, yakni 10 Agustus 2019.
Kepala Desa (Kades) Jipangan Tri Priyadi mengaku senang karena pembangunan jembatan bisa digarap lebih cepat. Sehingga jembatan tersebut bisa segera dimanfaatkan warganya. Jembatan itu penghubung antar dukuh dan jalur penting ke areal pertanian.
“Bahkan, juga sekaligus jadi jalur pintas warga untuk ke Pasar Pengging yang baru nantinya,” katanya.
Namun demikian, dirinya mengaku tidak tahu menahu besarnya biaya pembangunan jembatan tersebut. Namun dari papan pembangunan yang terpasang di lokasi proyek, tertulis anggaran proyek sebesar Rp 197, 447 juta. Proyek digarap sejak 22 Maret dan target selesai 18 Agustus 2019.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD, S Paryanto dan jajaran Pemkab Boyolali yang telah mendengarkan aspirasi warga.”
Dijelaskan, berdasarkan pengecekan jajaran terkait, kerusakan Jembatan Demangan ternyata tidak separah perkiraan semula. Pasalnya, kondisi badan jembatan ternyata masih kuat. Hanya bagian sisi timur yang longsor.
“Jadi jembatan tak perlu dibongkar total, sehingga proses pembangunannya bisa lebih cepat.”
Hal ini berbeda dengan perhitungan sebelumnya dimana pembangunan Jembatan Demangan membutuhkan anggaran hingga Rp 500 juta. Pasalnya, jembatan membutuhkan konstruksi yang kuat agar tidak mudah dihanyutkan banjir.
Belum lagi membangun talut penguat yang tingginya mencapai lima meter lebih serta tanah uruk yang banyak. Kondisi inilah yang mendorong Pemerintah Desa melaporkan kejadian tersebut ke Pemkab Boyolali dan jajaran terkait guna mengharapkan bantuan.
Jembatan Demangan ambrol Kamis (14/12) tahun lalu saat hujan deras. Akibatnya, akses roda empat melalui jembatansetempat terputus. Namun mereka harus berhati-hati karena sisa jalan cukup sempit dan bagian jalan yang sudah retak sehingga dikhawatirkan akan menyusul ambrol jika hujan deras kembali turun.
Warga pun menyambut gembira selesainya pembangunan jembatan Demangan. Giyono (65) warga setempat mengaku Jembatan Demangan yang dibangun pertama pada masa penjajahan Belanda merupakan akses penting bagi warga dan petani.