FOKUS JATENG-BOYOLALI-Malam takbiran momen Hari Raya Idul Fitrri 1440 H mewarnai malam perjalanan Kabupaten Boyolali yang berusia 172 tahun. Kabupaten yang dipimpin Seno Samodro dengan M. Said Hidayat ini akan memperingati Hari Jadinya pada Rabu (5/6) besok.
Lazim seperti yang dilakukan setiap tahun, pada malam harinya digelar Niti Tilas Ki Ageng Pandanaran atau juga bisa disebut Sunan Pandanaran seperti halnya pada Selasa (4/6) malam di Taman Kali Gedhe, Kampung Sumberlerak; Kelurahan Siswodipuran; Kecamatan Boyolali.
Bersamaan dengan momentum malam menjelang Lebaran, acara digelar berupa kataman Al Quran, pembacaan dzikir, tahlil dan pagelaran budaya. Puluhan santri dari Pondok Pesantren Sunan Pandanaran Kecamatan Gladagsari melakukan kataman Al Quran dan dzikir.
Diikuti jajaran Forkopimda Boyolali dan para pimpinan OPD yang berbusana kejawen di bantaran Kali Pepe yang airnya mengalir membelah kota Boyolali.
Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M. Said Hidayat mengatakan Niti Tilas ini sebagai salah satu bentuk menghormati jasa Sunan Pandanaran dalam proses terjadinya nama Boyolali.
“Niti Tilas kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya semoga bisa menjadi salah satu rasa hormat atas jasa beliau [Sunan Pandanaran]. Pesan saya tetap jaga kerukunan, nyawiji dadi siji bersama membangun Boyolali,” terang Wabup Said.
Dia akhir acara digelar pagelaran kisah perjalanan Ki Ageng Pandan Arang melalui seni kentrung. Kemudian juga dikumandangkan syiar takbir yang mengagungkan asma Allah SWT dalam menyongsong hari raya bagi umat Islam ini.