FOKUS JATENG-BOYOLALI-Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tarung Derajat Tahun 2019 digelar di GOR Mahesa Kabupaten Boyolali mulai Jumpat 5 Juli 2019 hingga Minggu 7 Juli 2019. Kegiatan ini digelar sekaligus menjaring atlet untuk Kejuaraan Nasional mendatang. Kejurprov diikuti ratusan atlet baik kelompok umur junior maupun umum dari berbagai daerah.
Ketua panitia kejuaraan Tarung Derajat Tingkat Jateng Edi Cahyono Setiarto mengatakan, Kejurprov tersebut diikuti 250 atlet dari 22 kabupaten dan kota di Jateng. Adapun peserta baik tingkat pelajar maupun umum.
Dijelaskan, 22 daerah kabupaten dan kota yang mengirimkan atletnya, antara lain Pati, Banjarnegara, Semarang, Magelang, Demak, Salatiga, Surakarta, Wonogiri, Brebes, Purbalingga, Cilacap, Sukoharjo dan Boyolali selaku tuan rumah.
Dia mengatakan Kejurprov Tarung Derajat yang digelar pertama kali di Boyolali tersebut, bertujuan untuk mengenalkan olahraga bela diri kepada masyarakat setempat. Olahraga Tarung Derajat sudah banyak dikenal di wilayah Jawa Barat, sehingga Bandung ditetapkan menjadi pengurus pusat perguruan tarung derajat ini.
“Kejurprov Tarung Derajat selain untuk pengenalan kepada masyarakat Boyolali, juga dapat mengalihkan para remaja yang sering melakukan kegiatan negatif atau perkelahian pelajar bisa dialihkan ke olahraga bela diri atau tarung derajat ini,” katanya disela acara pembukaan, Jumat (5/6).
Tarung Derajat ini, lanjut dia, bela diri asli asal Indonesia dari Bandung, Jabar. Olahraga ini, sudah masuk KONI dan bisa dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Tarung Derajat memang duhulu bela diri keras yang kemudian dipertandingkan di PON dengan syarat pertarungan mengenakan perlindungan badan atau “body protector’ baik badan maupun kepalanya.
Danag yang juga pelatih Tarung Derajat Boyolali ini menambahkan, Kejurprov mempertandingkan lima kategori, yakni pelajar SD kelompok umur 8-10 dan 10-12, SMP kelompok umur, kategori SMA ada beberapa kelas 37 kg hingga 41 kg dan paling atas 61 kg hingga 65 kg baik putra maupun putri.
Menurut dia, kategori SMP diperkirakan akan berlangsung seru karena yang berprestasi akan mewakili Tarung Derajat tingkat Jateng di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) di Papua 2019.
“Pada kategori senior ini, juga akan berlangsung seru karena atlet bersaing untuk menjadi yang terbaik agar bisa mewakili Jateng dalam kejuaraan Pra-PON di Bandung September 2019.”
Senada, Dandim 0724 Boyolali, Letkol Kav Herman Taryaman yang memimpin upacara pembukaan menyambut positif kejuaraan tersebut. “Ini kehormatan bagi saya, karena saya juga pernah menjadi petarung Tarung Derajat saat masih tinggal di Bandung.”