FOKUS JATENG-BOYOLALI-Pemkab Boyolali bakal segera membongkar bangunan Pasar Pengging, Kecamatan Banyudono. Hal itu seiring dengan tuntasnya proses kepindahan para pedagang ke Pasar Pengging Baru atau Pasar Pipa.
“Benar, secepatnya bangunan akan dibongkar,” ujar Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Setda Boyolali, Agus Partono.
Dijelaskan, saat ini pihaknya sudah membentuk tim aprasial yang bertugas menaksir harga bangunan Pasar Pengging. Pasalnya, masih ada bahan bangunan kayu, pintu lipat, besi cor dan bahan bangunan lainnya.
Selain itu, tim juga bertugas menaksir biaya pembongkaran bangunan pasar tersebut. Setelah tim melaporkan hasilnya, maka akan segera dibuka lelang untk pembongkaran bangunan pasar secara keseluruhan.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Boyolali, Karsino menjelaskan, setelah dikosongkan dari para pedagang maka pihaknya kini tidak memiliki kewenangan terhadap bangunan Pasar Pengging.
“Bangunan tersebut nanti akan dibongkar oleh Pemkab Boyolali.”
Rencananya, kawasan Pasar Pengging akan diubah menjadi kawasan alun- alun. Sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk bersantai memanfaatkan waktu senggang. Para pedagang makanan juga akan ditata sehingga lebih rapi.
Seperti diberitakan, seluruh pedagang secara resmi boyongan ke Pasar Pipa, Kamis (29/6). Prosesi boyongan ditandai dengan kirab para pedagang dari pasar lama ke pasar baru dengan berjalan kaki.
Yang menarik dari bangunan Pasar Pengging Baru atau Pasar Pipa, semua toko dan kios menghadap ke dalam. Hal ini bertujuan agar para pemilik toko dan kios tidak ada yang merasa ditempatkan di lokasi yang kurang strategis.
Meskipun sudah ditempati pedagang, namun fasilitas pendukung masih belum selesai seluruhnya. Pihak Disdagperin akan membangun fasilitas pendukung secara bertahap, antara lain pagar dan pintu masuk. Bahkan, bangunan kantor di bagian depan juga masih dalam tahap pembangunan.