Dua Desa di Karanganyar Tidak Dapat Bantuan

ilustrasi (/Fokusjateng.com)

FOKUSJATENG – KARANGANYAR – Ada dua desa di Karanganyar yang tidak mendapatkan bantuan bantuan keuangan pembangunan sarana dan prasaran dari dana APBD Provinsi dan APBD kabupaten. Dua desa itu adalah Desa Jatiswait,Kecamatan Jatiyoso dan Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu.

Jatah dari bantuan senilai total Rp 40,82 miliar itu tidak bisa diperoleh gara-gara kedua desa tersebut tidak mengajukan proposal pembangunan.

Menurut Kepala Bagian Pembangunan, Sugeng Raharto, dua desa itu tidak mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan keuangan. Pasalnya, jelas Sugeng, bantuan dana tersebut, diberikan berdasarkan ajuan proposal dari desa.

“Kita tidak tahu, kenapa dua desa ini tidak mengajukan proposal. Bantuan itu merupakan bagian dari dana desa, yakni berasal dari dana Kementerian Desa, dana ADD (Alokasi Dana Desa) yang besarnya 10 persen dari dana desa yang merupakan penyertaan dari APBD kabupaten serta bantuan keuangan dari Provinsi dan kabupaten,” kata Sugeng Raharto saat melakukan sosialisasi bantuan keuangan tahap I, Selasa (13/08/2019).

Sementara itu, Asisten II Sekda Bidang , Siti Maesaroh menegaskan, bantuankeuangan tersebut, untuk memperlancar sarana dan prasarana pembangunan. Dan kegiatan desa lainnya untuk kelancaran pembangunan desa.

“Saat ini, bantuan lebih diprioritaskan ke desa, agar desa lebih kuat dan bisa membangun dirinya sendiri,” ujarnya.

Siti menjelaskan, perbaikan sarana dan prasarana milik desa, seluruhnya harus diperbaiki oleh desa itu sendiri.

Disisi lain, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, kegiatan akan berjalan dengan baik, jika telah direncanakan secara matang sejak awal, serta mendapatkan pengawasan dari masyarakat dalam pelaksanaannya.

‘’Bantuan keuangan saya harapakan dipergunakan dengan sebaik mungkin. Laksanakan sesuai dengan perencanaan awal dalam proposal. Jika sekarang untuk perbaikan sarana dan prasarana infrastruktur desa, maka harus direncanakan tahun depan bantuan keuangan bisa dipakai untuk kegiatan lain, seperti bantuan modal untuk usaha kecil,” kata dia.