FOKUS JATENG-BOYOLALI-Sebanyak 29 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali disegarkan dengan pelantikan pejabat. Hal tersebut dilakukan seiring adanya kekosongan jabatan pada posisi tertentu pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Boyolali.
Agenda pelantikan tersebut dilakukan dalam prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan oleh Bupati Boyolali, Seno Samodro. Berdasar Keputusan Bupati Boyolali nomor 821.2/0948 tahun 2019 tanggal 28 November 2019, pelantikan dilakukan Senin (2/12/2019) di Ruang Merbabu Kantor Bupati Boyolali.
Usai melantik dan mengambil sumpah, Bupati Seno meminta untuk menjalin koordinasi dan menghilangkan ego sektoral. Pelantikan ini sebagai salah satu langkah mengisi posisi dan jabatan yang kosong. Dimana pun bertugas, Bupati Seno selalu berpesan agar tulus ikhlas demi kemajuan Kabupaten Boyolali.
“Selamat bagi semua yang dilantik. Laksanakan tugas dengan sebaik baiknya. Bersama sama nyengkuyung visi misi Bupati. Semoga sukses. Jangan lupa tetap jaga integritas, kedisiplinan dan kejujuran,” pesan Bupati Seno.
Sebanyak 29 orang ASN yang dilantik, terdiri dari lima orang administrator atau setara Eselon III dan 24 orang pengawas atau setara Eselon IV. Diantaranya ada Hendrayanto B.L yang dulu menjabat sebagai Kepala Bagian Keuangan pada Sekretariat DPRD Kabupaten Boyolali kini beralih tugas menjadi Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Boyolali. Ada pula Dharius Puguh Sentosa yang dulu menjabat Kepala Seksi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat pada Kecamatan Mojosongo kini beralih tugas sebagai Kepala Sub Bagian Tata Laksana dan Pelayanan Publik pada Setda Kabupaten Boyolali.
Selain itu, Tatik Pujiati yang dulu seorang pelaksana di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Boyolali kini beralih tugas sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan pada Kecamatan Sambi.