Seorang Ibu Rumah Tangga di Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Jadi Korban Penyiraman Air Keras

Korban penyiraman air keras di wilayah Kecamatan Ngemplak, Boyolali. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Seorang wanita di kawasan Ngemplak menjadi korban penyiraman diduga menggunakan air keras oleh orang tak dikenal. Korban merupakan seorang ibu rumah tangga bernama Dasih Tri Handayani (46) warga Dukuh Mojoasri Rt 7 Rw 7, Desa Sawahan, Kecamatan Ngemplak.

Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro melalui Kapolsek Ngemplak AKP Subiyati membenarkan kejadian itu, ia menegaskan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan polisi. “Kami masih melakukan penyelidikan kasus ini, semoga pelaku segera tertangkap,” katanya.

Dia menjelaskan, kasus itu terjadi pada Kamis (12/12) lalu. Saat itu, korban mengendarai sepeda motor mengantarkan anak dan satu cucunya bersekolah di SDN 3 Pandeyan, Kecamatan Ngemplak. Sesampai di sekolah, anaknya langsung masuk sekolah.

Sedangkan korban berniat kembali pulang. Namun dalam perjalanan, mendadak dari arah belakang atau barat melaju seorang laki- laki mengendarai motor matic. Orang tersebut langsung menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah korban.

Korban lalu berteriak kesakitan dan menghentikan motornya. Teriakan itu kemudian didenar sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian. Korban lalu ditolong warga dan dibawa ke rumahnya. Selanjutnya oleh pihak keluarganya, korban langsung dibawa ke RSU Ngipang Surakarta. Korban sempat menjalani operasi pemulihan luka- luka yang dideritanya.

Sementara Dasih yang mengalami luka melepuh di leher bagian kiri dan lengan kirinya itu mengatakan sama sekali tidak mengenali pelaku. Dia berharap polisi bisa segera mengungkap pelaku pelemparan air keras tersebut. “Saya tidak merasa memiliki musuh, kok ada yang tega berbuat jahat seperti itu. Saya juga tidak sempat melihat pelakunya,” kata Dasih saat ditemui dikediamannya.